Virus Corona di Indonesia

Media Lawan Covid-19, Pastikan 5 Anjuran Protokol Kesehatan Ini Dijalankan saat Makan Bersama

#MediaLawanCovid-19 bekerja sama dengan Gerakan Pakai Masker (GPM) meluncurkan kampanye terbarunya bertajuk "Hati-hati Makan Bersama".

Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
#MediaLawanCovid19 kembali meluncurkan konten edukasi bersama bertajuk “Hati-hati Makan Bersama” pada Senin (1/2/2021) pagi ini 

TRIBUNJAKARTA.COM - #MediaLawanCovid-19 bekerja sama dengan Gerakan Pakai Masker (GPM) meluncurkan kampanye terbarunya dalam melawan Covid-19.

Kampanye terbaru dari #MediaLawanCovid-19 yakni dengan konten edukasi bertajuk "Hati-hati Makan Bersama".

Konten edukasi bersama bertajuk “Hati-hati Makan Bersama” pada Senin (1/2/2021) pagi ini.

Kampanye bersama ini dilakukan untuk meredam kian luasnya penyebaran virus Covid-19 di Indonesia yang telah menjangkiti lebih dari 1 juta orang, sejak kasus pertama diumumkan pada Maret 2020.

Kampanye “Hati-hati Makan Bersama” dipublikasikan secara serentak di berbagai platform media, baik di jaringan televisi, radio, majalah, koran, media siber maupun media sosial.

Diperkirakan sekitar 100 media nasional dan lokal kembali akan berpartisipasi.

Aksi ini menindaklanjuti kampanye-kampanye #MediaLawanCovid19 sebelumnya yang dimulai pada 24 Maret 2020, dengan mengusung sejumlah tema antara lain: Jaga Jarak, Jangan Lengah, Jangan Mudik, Aman Pakai Masker, dan Peduli Sekitar Kita.

Mayat Bayi yang Ditemukan Pada Taman di Jalan Benyamin Sueb Diduga Dibuang 2 Hari Lalu

Kampanye “Hati-hati Makan Bersama” kali ini merupakan kerjasama #MediaLawanCovid19 dengan Gerakan Pakai Masker (GPM), sebuah gerakan nirlaba yang diprakarsai para tokoh masyarakat, tokoh agama, jurnalis senior, tokoh perempuan dan para profesional untuk membantu saudara- saudara sebangsa yang terdampak krisis..

Tema kampanye “Hati-hati Makan Bersama” kali ini dipilih, karena dirasa sangat penting untuk segera disosialisasikan secara masif, mengingat terus menanjaknya angka kasus Covid-19 di berbagai daerah.

Kasus terpaparnya Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, menjadi alarm bagi publik untuk mewaspadai kegiatan makan bersama sebagai celah penularan.

Dalam siaran pers Satgas Penanganan Covid-19 pada 23 Januari lalu, Doni meyakini dirinya terpapar Covid-19 saat makan bersama, yang mengharuskannya melepas masker.

Terjebak Macet Panjang, Pengantin Pria Pilih Naik Ojek ke Lokasi Pernikahan, Tinggalkan Rombongan

Peristiwa ini terjadi saat Doni selama sepekan memimpin langsung penanganan bencana di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan.

Padahal, selama 11 bulan sejak menangani pandemi Covid-19, ia selalu melakukan protokol kesehatan secara ketat.

Epidemolog Universitas Indonesia, yang juga Juru Bicara Nasional Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito menyatakan, telah ada juga penelitian yang menemukan indikasi bahwa penularan kepada sejumlah tenaga kesehatan terjadi saat mereka istirahat untuk makan dan terpaksa membuka masker.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved