Breaking News:

15 Tahun Membesarkan, Kesedihan Pemilik Anjing yang Diseret di Tangerang hingga Mati Tak Terbendung

Kasus penyiksaan anjing yang diseret di Jalan Dumpit, Jatiuwung, Kota Tangerang, menimbulkan kesedihan pemiliknya, Heri (45).

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
(istimewa)(KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL)
Dua pria bermotor yang menyeret seekor anjing ketika difoto oleh salah seorang pengendara motor di Dumpit, Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin (1/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kasus penyiksaan anjing yang diseret di Jalan Dumpit, Jatiuwung, Kota Tangerang, menimbulkan kesedihan pemiliknya, Heri (45).

Heri mengaku sudah membesarkan anjing berwarna hitam coklat itu sejak 15 tahun lalu.

Tanpa mengetahui jenisnya, Heri sangat menyayangi anjing tersebut. Bahkan pemilik lapak parkir itu mengaku lebih sayang kepada anjingnya dari pada anaknya sendiri.

"Sudah 15 tahun, sudah saya ngomong apa dia ngerti, sudah kaya manusia, kalau nasi saya bilang jangan makan, enggak  bakal makan dia Pak," tutur Heri kepada TribunJakarta.com melalui sambungan telepon, Selasa (2/2/2021).

Setiap kali Heri pulang ke rumah, ia selalu menanyakan kondisi anjingnya terlebih dahulu, baru anaknya.

"Anjing kesayangan, kan saya pulang yang saya tanyakan cuma anjing saya sudah makan ataau belum, anak nomor dua, anjing kesayangan," kata dia.

Heri menceritakan, setiap pagi pukul 06.00 WIB ia selalu membuka pintu gerbang rumahnya.

Anjingnya biasa keluar rumah untuk membuang kotoran.

Namun pagi itu, Senin (1/2/2021), si anjing tidak kembali. Ia dicuri dan disiksa dengan cara diseret dua pria tidak dikenal. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved