Antisipasi Virus Corona di DKI

Cegah Klaster Covid-19 di Pasar, Satbrimob Polda Metro Bagikan Masker di 2 Pasar Jakarta Timur

Brimob Polda Metro Jaya membagikan masker di Pasar Rawamangun dan Pasar Klender

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
Istimewa
Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya saat membagikan masker di Pasar Klender dan Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (2/2/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Jajaran Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya membagikan masker di Pasar Rawamangun dan Pasar Klender, Jakarta Timur pada Selasa (2/2/2021).

Pasi Ops Sat Brimob Polda Metro Jaya AKP Imron Wahyudi mengatakan sebanyak 200 pedagang dibagikan guna menundung gerakan Jakarta Bermasker.

"Dibagikan di pasar karena mobilitas warga di pasar tinggi, baik pedagang dan pembeli. Agar jangan sampai muncul klaster penularan Covid-19 di pasar," kata Imron di Jakarta Timur, Selasa (2/2021).

Mengingat saat awal pandemi pasar jadi klaster, termasuk di Pasar Rawamangun yang pada Juni 2020 lalu sempat ditutup karena sejumlah pedagangnya positif Covid-19.

Selain membagikan masker jajaran Sat Brimob Polda Metro Jaya juga mensosialisasikan protokol kesehatan terhadap pedagang dan pembeli.

Di antaranya fungsi masker guna mencegah penularan Covid-19 lewat partikel air liur saat berbicara, batuk, bersin, dan menjaga jarak.

"Jangan sampai saat beraktivitas di pasar atau tempat lainnya mereka justru tertular Covid-19 lalu menulari anggota keluarganya saat pulang ke rumah," ujarnya.

Imron mengimbau pentingnya mematuhi protokol kesehatan karena penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jakarta masih tinggi atau belum melandai.

Lagu Ampun Bang Jago Pernah Digunakan West Ham di Video TikTok

Jadi Prioritas Utama, Puluhan Ribu Tenaga Kesehatan di Jakarta Telah Divaksin Covid-19

Terima 240 Ribu Dosis Vaksin Sinovac, DKI Jakarta Gelar Vaksinasi Massal Bagi Tenaga Kesehatan

Tak hanya saat beraktivitas di luar rumah, protokol kesehatan perlu digalakan dari lingkungan rumah guna mencegah penularan Covid-19 meluas.

"Jangan sampai kita lengah karena merasa orang-orang di sekitar kita sehat semuanya, sekarang ini kita masih pandemi. Protokol kesehatan penting untuk memutus penularan Covid-19," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved