Breaking News:

Emak-emak Masak Kucing di Kalideres, Anggota DPRD DKI Kenneth: Untuk Obat Atau Lapar?

Kent itu merasa miris mendengar masih ada seorang ibu di daerah Ibukota Jakarta, tega membunuh empat kucing

Kepala BAGUNA (Badan Penanggulangan Bencana) DPD PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta, dan juga Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala BAGUNA (Badan Penanggulangan Bencana) DPD PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta, dan juga Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth angkat bicara terkait seorang ibu yang tega membunuh kucing tetangganya di Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Pria yang kerap disapa Kent itu merasa miris mendengar masih ada seorang ibu di daerah Ibukota Jakarta, tega membunuh kucing untuk keperluan penyakit asma yang diderita suaminya itu.

"Sangat miris di kota metropolitan ada seorang ibu yang tega membunuh kucing, dan memasaknya untuk keperluan pengobatan suaminya," kata Kent dalam keterangannya, Selasa (2/2/2021).

Menurutnya, pembunuhan kucing tak perlu dilakukan untuk pengobatan asma.

Pasalnya, hingga saat ini belum ada analisa kedokteran maupun pengobatan tradisional yang menyatakan kucing merupakan obat asma.

"Di dunia kedokteran dan tradisional pun tidak ada metode pengobatan memakan kucing sebagai obat asma. Jika memang sakit asma harus segera di bawa ke dokter untuk di obati, bukan dengan cara mengkonsumsi kucing," kata Kent.

Kent pun mempertanyakan Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), yang dimiliki oleh suami dan ibu yang membunuh kucing tersebut.

Pasalnya, sangat aneh jika keduanya membunuh kucing dengan alasan untuk mengobati asma yang diderita oleh suaminya tersebut.

Insiden Bunuh Kucing: Di Medan Ada Kasus Rumah Jagal Kucing, Di Kalideres Ibu Masak Kucing Buat Obat

Baca juga: FAKTA Rumah Kos Ini Jadi Sarang Prostitusi ABG, Sediakan Paket Doraemon, Nobita hingga Sizuka

"Apa mereka tidak mempunyai BPJS atau KIS? sehingga tidak langsung berobat di rumah sakit. Atau keduanya memang benar-benar masuk dalam kategori keluarga tidak mampu yang sedang mengalami kelaparan, sehingga membunuh kucing yang diklaim bisa mengobati asma," tanya Kent.

Oleh karena itu, Kent meminta kepada Pemerintah Kota Jakarta Barat untuk melakukan pengecekan terhadap warga Kalideres tersebut, supaya bisa di bawa untuk berobat ke rumah sakit.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved