Breaking News:

Hadiah Ultah Syekh Ali Jaber Hari Ini Batal Diberikan, Hasan Tak Berharap Ayah Hadir di Mimpinya

Hari ini, tepat 45 tahun yang lalu Pendakwah Syekh Ali Jaber dilahirkan di Madinah. Hasan tak berharap sang ayah datang ke mimpi.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Elga H Putra
KEMENKOPOLHUKAM/TRIBUN LOMBOK
Hari ini hari kelahiran Syekh Ali Jaber. Hasan mengaku tak berharap sang ayah datang ke mimpinya. 

Namun rupanya, hal itu tak berlaku bagi Hasan.

Hasan mengaku tak berharap Syekh Ali Jaber mendatangi lewat mimpi.

"Saya gak berharap beliau datang di mimpi atau apa," ucapnya.

Setahun Terbebani Kasus Istri Hamil Dikubur Suami Siri, dr. Hastry Ungkap Kejadian di Ruang Autopsi

Yang terpenting menurut Hasan, doa yang tak putus diberikan kepada almarhum.

"Yang penting kita terus doa karena amalan yang tidak terputus itu salah satunya doa dari anak sholeh,"

"Alhamdulilah kita memperbaiki diri supaya bisa lebih baik agar mendoakan orang tua," sambung Hasan.

TONTON DI SINI:

Hasan tak menangis

Anak sulung Syekh Ali Jaber, Al Hasan Ali Jaber mengaku tak menangis kala mendapat kabar sang ayah meninggal dunia.

Bukan tanpa alasan, Hasan mengaku merasa bangga memiliki ayah seperti Syekh Ali Jaber.

Alhasan menceritakan, semasa hidupnya, Syekh Ali Jaber selalu mengajarkan kepada anak-anaknya untuk tidak meninggalkan shalat.

Walau tak menangis, Hasan mengaku kaget dan sedih ketika mendapat kabar sang ayah meninggal dunia.

Baca juga: Syekh Ali Jaber di Mata Keluarga, Mertua Kenang Cara Sang Ulama Memanggilnya: Itu Menyentuh Sekali

"Jujur kaget sekali, tapi mungkin ini yang terbaik harus diterima,"

"Doa selalu untuk beliau semoga diampuni kesalahan-kesalahannya," tutur Hasan dikutip TribunJakarta.com dari YouTube KH Infotaiment, Jumat (15/1/2021).

Follow juga:

Hasan mengaku terakhir bertemu sang ayah pada tanggal 29 Desember 2020.

"Beliau itu terakhir ke Lombok 2 bulan lalu," tutur Hasan.

Di rumah, Hasan mengingat sosok sang ayah yang suka bercanda.

Baca juga: Akbar Pemulung Viral yang Diangkat Anak Asuh oleh Syekh Ali Jaber Janji Pegang Pesan Ulama

Yang paling diingatnya, sang ayah selalu menekankan soal salat.

Hal itu tak pernah absen disampaikan Syekh Ali Jaber kepada Hasan setiap bertemu.

"Terus ditekankan jaga shalat, setiap ketemu ingat salat, tiap ketemu ingat salat," kata Hasan.

Mendengar kabar sang ayah wafat, Hasan mengaku tak sedikit pun meneteskan air mata.

"Alhamdulilah, enggak," katanya sambil menggelengkan kepala.

Jenazah Syekh Ali Jaber di Ponpes Daarul Qur'an, Cipondoh, Tangerang, Kamis (14/1/2021).
Jenazah Syekh Ali Jaber di Ponpes Daarul Qur'an, Cipondoh, Tangerang, Kamis (14/1/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Diucapkan Hasan, ia bangga dan percaya Syekh Ali Jaber ditempatkan di tempat terbaik.

"Saya bangga karena percaya beliau di tempatkan di tempat baik, diangkat derajatnya insya allah," kata Hasan.

TONTON DI SINI:

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved