Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Wagub DKI Ariza Sepakat dengan Presiden Jokowi Soal PPKM Tidak Efektif: Masyarakat Letih dan Capek

Riza menyebut belum ada kemajuan signifikan dalam hal mengurangi angka penyebaran Covid-19 sejak PPKM diterapkan.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Selasa (5/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sepakat dengan Presiden Jokowi terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali yang dinilai tidak efektif.

Riza menyebut belum ada kemajuan signifikan dalam hal mengurangi angka penyebaran Covid-19 sejak PPKM diterapkan.

"Apa yang disampaikan Pak Jokowi betul, memang belum ada peningkatan yang signifikan terkait penurunannya penyebaran," kata Riza usai menghadiri acara pemusnahan barang bukti narkoba di Polda Metro Jaya, Rabu (3/2/2021).

Menurut Riza, masih tingginya angka penyebaran Covid-19 disebabkan karena banyaknya aktivitas masyarakat saat libur panjang 2020.

Amini Presiden Jokowi Soal PPKM Tak Efektif, Wagub Ariza: Kasus Covid-19 di DKI Tetap Tinggi

"Juga masyarakat yang memang letih, capek, sudah hampir setahun, dan juga masih banyaknya interaksi masyarakat dan kegiatan-kegiatan di Jakarta," ujar dia.

Sebelumnya, Jokowi mengakui penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) untuk menekan laju penularan Covid-19 tidak efektif.

Hal itu disampaikan Jokowi melalui video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (31/1/2021).

"Yang berkaitan dengan PPKM tanggal 11-25 Januari, kita harus ngomong apa adanya ini tidak efektif. Mobilitas juga masih tinggi karena kita memiliki indeks mobility-nya. Sehingga di beberapa provinsi Covid-nya tetap naik,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan implementasi PPKM yang semestinya membatasi aktivitas dan mobilitas masyarakat tak mampu melakukan kedua hal tersebut.

Karena itu, ia meminta ke depannya implementasi PPKM diperkuat dan para menteri dan kepala lembaga terkait benar-benar mengetahui kondisi lapangannya.

Ia pun mengakui implementasi sejumlah aturan di lapangan masih belum konsisten sehingga banyak aturan yang dilanggar.

“Tapi yang saya lihat di implementasinya kita tidak tegas dan tidak konsisten. Ini hanya masalah implementasi ini. Sehingga saya minta betul-betul turun di lapangan. Tetapi juga siap dengan cara-cara yang lebih praktis dan sederhana agar masyarakat tahu apa sih yang namanya 3 M itu,” tutur Jokowi.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved