Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Wali Kota Bekasi Bolehkan Isolasi Mandiri di Rumah Meski Gubernur Ridwan Kamil Melarang

Kata Walikota praktik isolasi mandiri saat ini dilakukan bagi mereka yang terpapar Covid-19 dengan kategori tanpa gejala (OTG).

Istimewa
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat meresmikan RSUD Tipe D Bekasi Utara, Rabu (3/2/2021) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menegaskan, pihaknya membolehkan praktik isolasi mandiri pasien positif Covid-19 di rumah meski Gubernur Ridwan Kamil melarang.

Hal ini disampaikan pria yang akrab disapa Pepen, usai meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D Bekasi Utara, Rabu (3/2/2021).

"Kalau di rumahnya representatif memenuhi standar kenapa tidak (isolasi mandiri di rumah)," kata Pepen.

Dia menjelaskan, praktik isolasi mandiri saat ini dilakukan bagi mereka yang terpapar Covid-19 dengan kategori tanpa gejala (OTG).

Pihaknya lanjut dia, tetap melakukan pemantauan dengan melakukan kunjungan dokter secara berkala bagi warga yang sedang isolasi mandiri di rumah.

"Terus dokter visiting (kunjungan) kita ada, dua hari sekali dari puskesmas," tegas dia.

Namun lanjut dia, berbeda jika warga yang terpapar Covid-19 memiliki rumah atau tempat tinggal yang kurang representatif.

"Beda kalau rumahnya kumuh, sempit ya wajar lah pak gubernur minta begitu (larangan isolasi mandiri). Tapi kalau representatif ya enggak apa-apa," ucapnya.

Representatif atau tidaknya nanti akan dinilai tim Satgas Covid-19 di tingkat puskesmas, jika tidak memenuhi standar warga akan dirawat di fasilitas kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved