Breaking News:

Dishub DKI Klaim Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung Efektif Kurangi Kemacetan Lalu Lintas 

Syafrin Liputo menyebut, pengoperasian jalan layang tapal kuda di Tanjung Barat dan Lenteng Agung efektif mengurangi kemacetan di daerah tersebut

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Penampakan fly over tapal kuda Lenteng Agung dari ketinggian, Minggu (31/1/2021). 

"Setelah kita tiga hari uji coba open traffic terus kami closed traffic lagi. Tentunya kami akan monitor dan evaluasi sambil perbaikan selama paling 2 minggu," tuturnya.

Untuk diketahui, Jalan Layang Tanjung Barat memiliki total panjang 1.120 meter dengan rincian 470 meter berada di sisi selatan dan 580 meter sisanya di sisi utara dengan lebar 8 meter dan tinggi 6,5 meter.

Kemudian, Jalan Layang Lenteng Agung memiliki total panjang 880 meter dengan rincian 430 meter di sisi barat dan 450 lainnya di sisi timur.

Proyek pembangunan dua flyover ini telah dikerjakan sejak Oktober 2019 lalu dengan total anggaran mencapai Rp 306 miliar.

Rinciannya, Rp 163 miliar dihabiskan untuk proyek flyover Tanjung Barat dan Rp 143 miliar untuk flyover Lenteng Agung.

Selama masa pandemi Covid-19, pembangunan dua jembatan layang ini sempat terkendala dana akibat adanya refocusing anggaran.

Namun, proyek ini berhasil dituntaskan setelah Pemprov DKI mendapat suntikan dari pemerintah pusat melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved