Breaking News:

Menumpuk, 900 Ton Sampah Per Hari di Kota Bekasi Belum Terangkut ke Pembuangan Akhir

Kepala Dinas LH Yayan Yuliana mengatakan, terdapat 900 ton sampah per hari di Kota Bekasi yang belum dapat terangkut ke pembuangan Sumur Batu.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
TPA Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang, milik Pemerintah Kota Bekasi. Kepala Dinas LH Yayan Yuliana mengatakan, terdapat 900 ton sampah per hari di Kota Bekasi yang belum dapat terangkut ke pembuangan Sumur Batu. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Yayan Yuliana mengatakan, terdapat 900 ton sampah per hari di Kota Bekasi yang belum dapat terangkut ke pembuangan akhir (TPA) Sumur Batu, Bantargebang.

Yayan menjelaskan, produksi sampah di Kota Bekasi dalam sehari mencapai 1.800 ton, pengangkutan sampah dilakukan setiap hari dengan ratusan truk sampah.

"Kalau total tonasi sampah yang ada itu sekitar 1.800 ton perhari, cuman kan dari 1.800 ton perhari itu yang keangkut ke TPA itu mungkin hanya sekitar 900 ton saja," kata Yayan, Kamis (4/2/2021).

Menurut Yayan, kendala dalam pengangkutan sampah tentunya ada pada daya angkut truk sampah di Kota Bekasi.

"Jadi karena untuk sisanya itu kita terkendala di armada yang terbatas, jadi tidak bisa maksimal (proses pengangkutan)," ungkap Yayan.

Kota Bekasi lanjut dia, memiliki sebanyak 290-an truk pengangkut sampah.

Tapi yang benar-benar aktif dapat beroperasi hanya sekitar 250-an armada. 

Tampilan Modis Setya Novanto di Lapas Sukamiskin: Pakai Jam Mewah, Cincin dan Tas Louis Vuitton

"Bayangin saja dengan volume sampah yang banyak armada pengangkut kurang mau tidak mau ya terjadi kondisi seperti itu (ada sampah yang tidak terangkut)," tuturnya.

Pengadaan armada lanjut dia, tetap dilakukan Pemerintah Kota Bekasi.

Tapi jumlahnya, rata-rata hanya lima unit per tahun.

"Kita Kalau pengadaan armada engga banyak paling setiap tahun lima armada," ucapnya.

TPU Semper Jakut Terendam Banjir, Kondisinya Memprihatinkan: Blok-Blok Makam Seperti Kolam Besar

Selain itu, bantuan armada truk pengangkut sampah dari DKI Jakarta kerap diterima Kota Bekasi.

Tetapi, kondisi truk tentu tidak sebaik armada baru.

"Karena namanya barang bantuan ya tidak seperti baru juga itu, kan barang second (bekas)," tegasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved