Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

PPKM Gagal Akibat Mobilitas Warga Meningkat, Pemprov DKI Ogah Terapkan Ganjil Genap

Gagalnya penerapan PPKM ini tercermin dari meningkatkan mobilitas warga jika dibandingkan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo (kanan) bersama Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf di Spot Budaya Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2019). Gagalnya penerapan PPKM ini tercermin dari meningkatkan mobilitas warga jika dibandingkan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi. 

Kebijakan itu pun langsung diterapkan guna menekan mobilitas warga selama masa pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019).
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019). (TribunJakarta.com/Dion Arya Bima Suci)

Meski mendapat banyak kecaman dari banyak kalangan, nyatanya mobilitas warga saat ini bisa diredam.

Dibandingkan menerapkan kembali ganjil genap, Syafrin berharap masyarakat lebih sadar dan tetap berada di rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

"Kami harapkan seluruh masyarakat kembali aware terhadap Covid-19, sehingga regulasi yang sudah ditetapkan pemerintah ditaati bersama," ujarnya di Balai Kota Jakarta.

Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Tottenham Vs Chelsea: Pembuktian Tuchel, 2 Pemain The Blues Diragukan

Dengan adanya dukungan dari masyarakat, anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini yakin, mata rantai penularan Covid-19 bisa segera diputus.

"Sehingga kebijakan dari hulu sampai dengan hilir bisa optimal untuk atasi pandemi Covid-19," kata dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved