Breaking News:

Dendam Kesumat Guru Tikam Penjual Kelapa di Bekasi, Korban Ogah Selesaikan Asusila Libatkan Anak

Dendam kesumat boleh jadi kata yang pantas disematkan untuk perkara pembunuhan yang terjadi di Kampung Srengseng Kaliabang

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Hendra Gunawan 

Di lemari ruang makan, MR menemukan gunting bergagang hitam. Ia meraih gunting tersebut dan kembali ke ruang tamu.

Namun tiba-tiba Ardanih terbangun, gunting yang baru saja dia ambil dari ruang makan langsung ditancapkan ke tubuh korban.

Tusukan demi tusukan dilayangkan MR yang sudah gelap mata, dia membunuh korban dengan senyap tanpa ada seorangpun yang tahu.

Total, ada sebanyak lima luka tusukan yang diderita Ardanih. Masing-masing berada di leher sebanyak dua tusukan, di dada dua tusukan dan terakhir di perut satu tusukan.

Sempat Dikira Bunuh Diri

Usai menghabisi nyama korban, MR menyeret jasad ke dalam kamar mandi. Ia lalu mengambil seutas tali, mengikat tubuh korban dan mengaitkannya ke langit-langit.

Aksi pembunuhan dini hari itu, benar-benar ditutupi MR. Dia sama sekali tidak meninggalkan jejak di lokasi kejadian dan pergi begitu saja.

Jasad Ardanih kemudian baru diketahui oleh anggota keluarga beberapa jam kemudian, posisinya yang tergantung di kamar mandi sempat berhasil menutupi jejak pembunuhan tersebut.

Keluarga mengira, Ardanih tewas gantung diri, jenazahnya lalu diturunkan dan langsung diproses untuk dikembumikan.

"Laporan awal dugaan bunuh diri, karena pada saat ditemukan di kamar mandi posisi korban seolah bunuh diri," tuturnya Hendra.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved