Breaking News:

Kritik Rencana Pembuatan Jalur Sepeda Permanen Sudirman-Thamrin, Anies Diminta Bijak Pakai Anggaran

Anies lebih dulu mengevaluasi jalur sepeda yang saat ini sudah ada sebelum mempermanenkannya.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Jalur sepeda di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat dijaga petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Senin (25/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pengamat Tata Kota Nirwono Yoga mengkritik rencana Pemprov DKI Jakarta membangun jalur sepeda permanen di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin.

Ia pun meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bijak dalam menggunakan anggaran.

Terlebih, pembangunan jalur sepeda bukan sesuatu yang mendesak lantaran saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang saat ini diterapkan, Anies meminta masyarakat tetap berada di rumah.

"Di tengah pandemi yang masih tinggi di Jakarta dan keuangan yang sangat terbatas, sebaiknya sumber dana harus diprioritaskan untuk penanganan Covid-19," ucapnya, Sabtu (6/2/2021).

"Begitu pula dengan rencana pembangunan jalur sepeda permanen, saat ini tidak begitu mendesak," tambahnya menjelaskan.

Pengamat dari Universitas Trisakti ini pun meminta Anies lebih dulu mengevaluasi jalur sepeda yang saat ini sudah ada sebelum mempermanenkannya.

Adapun saat ini Pemprov DKI telah membuat 63 kilometer jalur sepeda yang tersebar di sejumlah ruas jalan ibu kota.

"Evaluasi kembali semua jalur sepeda yang sudah terbangun, apakah sudah berfungsi baik? Sudah banyak dilalui pesepeda atau sepi atau malah tidak ada yang lewat?," ujarnya saat dikonfirmasi.

Terlebih, pengguna sepeda mulai mengalami tren penurunan di masa PPKM dibandingkan saat pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Halaman
123
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved