Breaking News:

Sebut Jalur Sepeda Permanen Bisa Mubazir, Pengamat Wanti-wanti Kebijakan Gubernur Anies

Pengamat Tata Kota Nirwono Yoga mewanti-wanti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal rencana pembangunan jalur sepeda permanen

ISTIMEWA/Tangkap layar YouTube Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jelaskan lockdown weekend lewat Youtube, Jumat (5/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pengamat Tata Kota Nirwono Yoga mewanti-wanti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal rencana pembangunan jalur sepeda permanen di ruas Jalan Sudirman-Thamrin.

Ia pun khawatir jalur sepeda permanen itu nantinya bakal mubazir lantaran sepi peminat.

Sebab, 63 kilometer jalur sepeda yang sebelumnya telah dibuat Pemprov DKI tak banyak digunakan oleh pesepeda.

"Dari pengamatan saya, jalur sepeda yang sudah terbangun belum banyak digunakan pesepeda," ucapnya, Sabtu (6/2/2021).

Kritik Rencana Pembuatan Jalur Sepeda Permanen Sudirman-Thamrin, Anies Diminta Bijak Pakai Anggaran

Pengamat dari Universitas Trisakti ini berpendapat, sepinya pengguna jalur sepeda lantaran belum banyak masyarakat yang tertarik menjadikan sepeda sebagai alat transportasi.

Masyarakat lebih memilih menggunakan sepeda sebagai sarana rekresiasi di akhir pekan.

"Jalur sepeda tidak berhasil menarik warga DKI untuk beralih ke sepeda ssbagai alat transportasi jarak dekat dalam kota," ujaenya saat dikonfirmasi.

Terlebih, pengguna sepeda mulai mengalami tren penurunan di masa PPKM dibandingkan saat pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Data dari Dinas Perhubungan DKI menujukan bahwa selama PPKM jumlah pesepeda turun hingga 40,4 persen.

Halaman
123
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved