Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Sepanjang PPKM, Jumlah Pelanggar Protokol Kesehatan di Jakarta Timur Naik 15 Persen

Meski begitu, jumlah pelanggar protokol kesehatan di Jakarta Timur justru meningkat.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Pembagian masker di traffic light Pangkalan Jati, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (18/1/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Satpol PP Jakarta Timur sebut pelanggar protokol kesehatan naik 15 persen saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Guna menekan laju penyebaran Covid-19, Pemerintah mengambil langkah tegas dengan menerapkan PPKM se-Jawa Bali, dan akan berakhir pada Kamis (8/2) mendatang.

Meski begitu, jumlah pelanggar protokol kesehatan di Jakarta Timur justru meningkat.

Berdasarkan data yang dimiliki Satpol PP Jakarta Timur, peningkatan mencapai 15 persen.

"Dari data kemarin kalau dibandingkan dengan Tahap I PPKM (11/1 sampai 26/1) dengan PPKM Tahap II (26/1 sampai 8/2) terdapat penambahan sekitar 15 persen jumlah pelanggar yang ditindak," kata Budhy, Sabtu (6/1/2021).

Merujuk pada data PPKM Tahap II, sebanyak 5.687 pelanggar di kawasan Jakarta Timur kedapatan tak mengenakan masker saat razia tertib masker berlangsung.

Sebanyak 5.629 pelanggar memilih melakukan sanksi sosial berupa membersihkan fasilitas umum, sementara sisanya memilih menjalani sanksi administratif dengan membayar denda sebesar Rp 250 ribu.

"Jadi kalau dikalkulasi dari 26 Januari 2021, jumlah nominal denda yang terkumpul mencapai Rp 10.950.000. Mari kita perangi Covid-19 dan hidup displin. Saya mengimbau masyarakat untuk sadar terhadap prokes Covid-19, terutama penggunaan masker," tandasnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved