Breaking News:

Ketua BAKN DPR RI Berharap Sinergi dengan BPK RI Terus Ditingkatkan

Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI mengunjungi Badan Pemeriksa Keuangan RI hari ini, Selasa (9/2/2021).

Istimewa/dokumentasi acara
Ketua BPK Agung Firman Sampurna dan Ketua BAKN Wahyu Sanjaya 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI mengunjungi Badan Pemeriksa Keuangan RI hari ini, Selasa  (9/2/2021) .

BAKN DPR RI lalu menggar rapat konsultasi di Kantor Pusat BPK RI, Jakarta. 

Rapat konsultasi ini merupakan upaya BAKN untuk mendapatkan penjelasan sekaligus memberikan masukan terkait pemeriksaan yang dilakukan BPK RI. 

Ketua BAKN DPR RI Wahyu Sanjaya
Ketua BAKN DPR RI Wahyu Sanjaya (Istimewa/dokumentasi pribadi)

Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua BPK Agung Firman Sampurna, Ketua BAKN Wahyu Sanjaya dan para Anggota BAKN serta pejabat di lingkungan BPK RI. 

Dalam pertemuan ini, kedua pihak saling memberikan masukan dan tanggapan serta menyamakan persepsi terkait pemeriksaan BPK RI.

Ketua BPK menjelaskan bahwa tugas BPK sesuai Undang-undang Dasar 1945 adalah memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan Negara. 

Hasil pemeriksaan BPK RI tersebut diserahkan kepada DPR RI dan DPD RI untuk kemudian ditindaklanjuti oleh sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Ketua BAKN DPR RI menyampaikan bahwa sesuai dengan tugasnya, BAKN DPR RI berwenang melakukan penelaahan terhadap temuan hasil pemeriksaan BPK RI . 

"Selaku Ketua BAKN DPR RI saya berharap komunikasi dan sinergi yg selama ini sudah terjalin dapat terus ditingkatkan. Dengan komunikasi dan sinergi yang baik dengan BPK RI maka kedepannya pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara kita akan semakin akuntabel dan transparan," ujar Wahyu.

Ramalan Shio Untuk Shio Naga di Tahun 2021, Harus Fokus dan Teliti dalam Pekerjaan atau Usaha

Mahasiswa KIP Kuliah Dapat Uang Rp 700 Ribu Tiap Bulan, Tak Hanya Bebas Uang Masuk dan SPP

Selain itu menurutnya, BAKN DPR RI juga dapat memberikan masukan kepada BPK RI terkait dengan rencana kerja pemeriksaan tahunan, hambatan pemeriksaan serta penyajian dan kualitas laporan.(*)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved