Breaking News:

Ridho Rhoma Nangis Kejer Telepon Rhoma Irama Usai Tertangkap, Minta Maaf Tak Bisa Pegang Amanah Ayah

Setelah tertangkap pihak kepolisian, Ridho Rhoma menangis sejadi-jadinya menelpon sang ayah, Rhoma Irama.

Tribunnews.com/Herudin
Raja Dangdut Rhoma Irama mendampingi putranya pedangdut Ridho Rhoma yang bebas bersyarat setelah menjalani hukuman kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu dari Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2020). (Inset) Terbaru, Ridho Rhoma kembali tersandung kasus penyalahgunaan narkoba dan dihadirkan dalam ekspose di Polres Tanjung Priok, Senin (8/2/2021). Saat Ridho Rhoma ditangkap, polisi menemukan tiga butir ekstasi di dalam bungkus rokok yang disimpan di kantung celananya. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Setelah tertangkap pihak kepolisian, Ridho Rhoma menangis sejadi-jadinya menelpon sang ayah, Rhoma Irama.

Ridho Rhoma mengaku belum bisa memegang amanah kepada sang ayah yang dibuatnya beberapa tahun silam.

Anak Raja Dangdut itu terancam tak bisa menikahi kekasihnya wanita asal Turki. Karena kali ini, Ridho Rhoma terancam 4 tahun pidana penjara.

Ridho Rhoma yang berusia 32 tahun itu ditangkap di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan pada Kamis (4/2/2021) lalu.

Selain Ridho Rhoma, anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok turut mengamankan dua orang pria rekannya.

Dari lokasi penangkapan Ridho Rhoma dan dua rekannya, polisi menemukan barang bukti berupa tiga butir ekstasi di bungkus rokok di kantong celana.

Ridho Rhoma Ditangkap Lagi, Raja Dangdut Rhoma Irama Bersyukur ke Polisi Sampai Ucapkan Ini ke Anak

Hasil tes urine, Ridho Rhoma positif metamfetamin dan amfetamin. Sedangkan kedua temannya negatif sehingga masih berstatus saksi.

"Saat penggeledahan terhadap MR alias RR ini ditemukan di kantong celananya barang bukti jenis ekstasi sebanyak tiga butir," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (8/2/2021).

Ridho Rhoma dijerat pasal 112 ayat 1 sub pasal 127 ayat 1 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Ini penjara paling lama 4 tahun," sambung Yusri.

Halaman
1234
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved