Breaking News:

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Ungkap Dua Penyebab Banjir di Kota Bekasi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebutkan, banjir di wilayahnya terjadi karena dua sebab, pertama luapa Kali Bekasi dan kedua banjir lokal

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Selasa (9/2/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebutkan, banjir di wilayahnya terjadi karena dua sebab, pertama luapa Kali Bekasi dan kedua banjir lokal karena menyusutnya daerah serapan.

"Banjir di kita itu ada banjir DAS (Daerah Aliran Sungai) Kali Bekasi dan banjir karena elevasi terhadap fungsi-fungsu sungai yang dibuat sempit," kata Rahmat di Stadion Patriot, Selasa (9/2/2021).

Dia menjelaskan, banjir akibat luapan Kali Bekasi atau biasa disebut juga banjir kiriman melanda beberapa wilayah pemukiman yang ada disepanjang sungai.

Contohnya seperti, banjir di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Pondok Mitra Lestari, Kemang IFI, Kemang Pratama, Gang Mawar hingga ke Teluk Pucung.

"Permasalahan banjir kiriman ada di hulu (hulu Kali Bekasi Sungai Cileungsi Cikeas), yaitu persoalan tata ruang," ucapnya.

Pemkot Bekasi kata dia, tidak bisa berbuat banyak karena wewenang pengendalian banjir di Kali Bekasi ada pada pemerintah pusat.

Sekedar informasi, Kali Bekasi merupakan wewenang Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

"Mesti dibedakan kali bekasi itu ada pada wewenang BBWSCC kalaupun kita ambil andil ke situ nanti kita salah," ucapnya.

Sementara untuk banjir lokal atau banjir yang disebabkan berkurangnya daerah serapan, Pemkot Bekasi memiliki beberapa upaya.

Seperti misalnya, menyediakan embung atau polder air di dekat sungai atau saluran perumahan warga agar dapat menjadi daerah tangkapan air.

"Kita harus ada bisa membuat cathment water, polder, embung kalau orang Jawa, dan hal-hal yang berkenaan dengan pemompaan," ucapnya.

Wilayah di Kota Bekasi yang kerap terendam banjir lokal biasanya terjadi di Perumahan Narogong, Pondok Hijau Permai, Bumi Nasio, IKIP dan sebagainya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved