Breaking News:

Dinkes DKI Jakarta Dalami Dugaan Pemalsuan Dokumen Crazy Rich Helena Lim

Dinas Kesehatan DKI Jakarta masih terus melakukan investigasi terkait pemberian vaksin Covid-19 terhadap selebgram Helena Lim.

ISTIMEWA/Tangkap layar akun Instagram @helenalim899
Tangkapan layar akun instagram @helenalim899 bahwa ia menerima vaksin Covid-19, Senin (8/2/2021). Dinas Kesehatan DKI Jakarta masih terus melakukan investigasi terkait pemberian vaksin Covid-19 terhadap selebgram Helena Lim. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyebut, pihaknya masih terus melakukan investigasi terkait pemberian vaksin Covid-19 terhadap selebgram Helena Lim.

Pasalnya, wanita yang dijuluki Crazy Rich Pantai Indah Kapuk (PIK) ini diduga melakukan pemalsuan dokumen yang menyatakannya sebagai tenaga kesehatan.

"Kami sedang mendalami, melakukan koordinasi dengan organisasi profesi terkait dengan kegiatan tersebut," ucapnya, Rabu (10/2/2021).

"Kami melakukan investigasi, pendalaman kasus bersama dengan organisasi profesi," tambahnya menjelaskan.

Dalam dokumen yang dibawa saat melakukan vaksinasi di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Helena disebutkan sebagai pegawai apotek dengan jabatan staf pengadaan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota, Kamis (14/1/2021).
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota, Kamis (14/1/2021). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Sesuai dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kementerian Kesehatan disebutkan bahwa tujuan vaksinasi ialah memberikan perlindungan kepada tenaga kesehatan, tenaga penunjang, serta tenaga administrasi lainnya.

Dengan demikian, posisi Helena sebagai staf pengadaan di apotek masuk dalam kategori penerima vaksinasi tahap pertama ini.

Heboh Video Syur Berdurasi 14 Detik, Pemeran Wanita Disebut Mirip Bintang Sinetron Ini

Hampir Setahun Pandemi, Indonesian Chef Association: Periode Terburuk untuk Bisnis Hospitality

Model Majalah Dewasa Beiby Putri Ditangkap: Polisi Temukan Barang Ini, Sudah Pesan Sabu 4 Kali

"Di dalam edaran Dirjen P2P bahwa bukan semata-mata tenaga kesehatan, tapi juga tenaga penunjang dan administrasi. Sehingga kalau di lapangan ditemukan ada sesuatu yang mungkin kurang pas, tentu menjadi perhatian Pemprov DKI," tuturnya di Polda Metro Jaya.

Untuk itu, anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, pendalaman dilakukan untuk mengetahui keaslian data yang dimiliki oleh Helena Lim.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved