Breaking News:

Petugas Damkar Kerahkan Mobil Pompa Semprot Timbunan Lumpur Sisa Banjir di Permukiman Warga

Kasi Ops Sudin PKP Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan pihaknya mengerahkan unit mobil pompa guna membersihkan timbunan lumpur sisa banjir.

Istimewa/Dokumentasi Damkar Jakarta Timur
Personel Damkar Jakarta Timur saat proses penyemprotan lumpur imbas banjir di permukiman warga, Rabu (10/2/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur turun tangan membantu proses bersih-bersih permukiman warga korban banjir.

Kasi Ops Sudin PKP Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan pihaknya mengerahkan unit mobil pompa guna membersihkan timbunan lumpur sisa banjir.

Lumpur bercampur sampah itu imbas banjir yang merendam permukiman warga di bantaran Kali Ciliwung pada Minggu (7/2), Senin (8/2), dan Selasa (9/2).

"Jadi timbunan lumpur dan sampah sisa banjir di permukiman warga kita semprot menggunakan air bertekanan tinggi dari unit mobil pompa," kata Gatot di Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (10/2/2021).

Dengan mengerahkan unit mobil pompa proses pembersihan lumpur dan sampah lebih cepat dibanding bila harus dilakukan menggunakan tenaga sepenuhnya.

Pasalnya bila tak lekas dibersihkan timbunan lumpur yang tebalnya mencapai 30 sentimeter dapat mengeras sehingga lebih sulit untuk dibersihkan.

"Sampai siang hari ini kita sudah terima bantuan permintaan bersih-bersih dari warga korban banjir di Gang Arus, Tanjung Sanyang, Kelurahan Cawang," ujarnya.

Suami Istri Pelaku Aborsi Ilegal di Bekasi Cari Pasien Lewat Media Sosial

Pengakuan Mencengangkan Pasien Aborsi Ilegal hingga Terpaksa Gugurkan Kandungan

Lalu di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, ketiga lokasi tersebut sempat terdampak banjir luapan Kali Ciliwung dengan ketinggian berkisar dua meter.

Jumlah permintaan bantuan bersih-bersih ini diperkirakan terus bertambah karena baru pada Selasa (9/2) banjir yang merendam berangsur surut.

Gatot menuturkan dalam setiap proses pembersihan sedikitnya empat personel dan satu mobil pompa dikerahkan membantu proses bersih-bersih.

"Kegiatan bersih-bersih ini dilakukan agar warga bisa kembali ke rumahnya, tidak di posko pengungsian. Sekaligus untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved