Breaking News:

Ajakan Peluk Cium Ditolak Istri, Suami di Samarinda Emosi hingga Nekat Lukai Bayi

Aksi kekerasan dalam rumah tangga terjadi di Samarinda, Kalimantan Tengah.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Muji Lestari
SHUTTERSTOCK/JIRIS via Kompas
Ilustrasi KDRT. Suami di Samarinda, Kalimantan Tengah nekat menganiaya istri dan bayinya yang baru berusia 4 bulan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Aksi kekerasan dalam rumah tangga terjadi di Samarinda, Kalimantan Tengah.

AM (19), pria warga Samarinda itu nekat menganiaya istri SN (16) dan bayinya yang baru berusia 4 bulan.

Akibatnya SN dan bayinya yang menjadi korban KDRT mengalami luka di sekujur tubuhnya.

Ketua Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Pelita, Marno Mukti menjelaskan kronologi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami SN.

TONTON JUGA:

AM rupanya menganiaya sang istri karena kesal ajakannya saat akan mencium dan memeluk ditolak SN.

Amarahnya lantas memuncak dan mengambil pisau.

Berkaca dari Kasus Dino Patti Djalal, Berikut Cara agar Tidak Jadi Korban Mafia Tanah

Tak cuma istrinya, bayi lelaki usia empat bulan yang terbaring turut menjadi korban amukannya.

FOLLOW JUGA:

“Dia tendang dan dicebur ke bak kamar mandi. Bayinya mengalami luka-luka," terang Marno Mukti dilansir dari Kompas.com.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved