Breaking News:

Aksi Dramatis Tim Jaguar Polres Depok Amankan Mobil Rental, Pelaku Kabur ke Kebun Kosong di Sawangan

Dalam pengejaran ini, sejumlah tembakan peringatan dari Winam dan jajarannya pun tak dipedulikan oleh pelaku yang terus tancap gas.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Tim Jaguar Polres Metro Depok menghentikan mobil rental yang digelapkan dan pelakunya melarikan diri ke dalam kebun kosong di daerah Sawangan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MASTim Jaguar Polres Metro Depok terlibat aksi kejar-kejaran dengan pelaku penggelapan mobil rental di Jalan Abdul Wahab, Sawangan, Kota Depok, pada Jumat (5/2/2021) dini hari.

Kepala Tim Jaguar, Iptu Winam Agus, mengatakan, aksi kejar-kejaran ini terjadi usai mobil ini terdeteksi melalui sistem GPS berada di Kota Depok.

“Mobil ini terdeteksi ada di Depok. Korban melapor pada kami di Jakarta Barat. Saat kami menuju titik GPS, mobil ini dibawa keluar oleh yang membawa, langsung kami melakukan pengejaran,” ujar Winam pada wartawan, Kamis (11/2/2021).

Dalam pengejaran ini, sejumlah tembakan peringatan dari Winam dan jajarannya pun tak dipedulikan oleh pelaku yang terus tancap gas.

Amankan Remaja yang Bonceng Empat Dini Hari, Tim Jaguar Dikejutkan Suara Ayam dari Balik Baju

Tim Jaguar Polres Metro Depok menghentikan mobil rental yang digelapkan dan pelakunya melarikan diri ke dalam kebun kosong di daerah Sawangan.
Tim Jaguar Polres Metro Depok menghentikan mobil rental yang digelapkan dan pelakunya melarikan diri ke dalam kebun kosong di daerah Sawangan. (ISTIMEWA)

“Kami beri tembakan peringatan agar dia berhenti, tapi malah semakin kencang. Saat itu kondisinya hujan deras, dan cukup gelap sekali ya. Keselamatan kami pun cukup terancam” ucapnya.

Setelah beberapa saat, akhirnya mobil ini menepi dan masuk ke dalam sebuah kebun luas yang terdapat banyak tower sutet.

Namun, Winam dan jajarannya kaget saat menemukan mobil yang sudah terparkir dengan pintu terbuka, tanpa ada pengemudinya.

“Akhirnya mobil ini belok kiri dia tinggal di kebun. Mobilnya ditinggal, orangnya lari, kami sisir setengah jam tidak ditemukan. Kami cek bersama korban, benar mobil itu adalah miliknya,” ujar Winam.

Winam menuturkan, saat ini pelaku masih dalam pengejaran.

“Pelaku masih dalam pengejaran ya,” tegasnya.

Kronologi Tim Jaguar Polres Metro Depok Dikira Perampok Gegara Telepon Penipuan

Terakhir, ia mengimbau pada para pemilik usaha bisnis mobil rental, untuk memasang alat pendeteksi pada setiap unit mobil yang disewakannya untuk mengantisipasi penggelapan.

“Saya mengimbau masyarakat yang rentalkan agar tidak hanya memasang satu GPS, tapi dua atau perlu tiga GPS. Seperti korban ini memasang di mobilnya dua GPS, yang satu mati dan satu lagi masih hidup, selama 10 bulan itu masih bisa dideteksi keberadaan mobil itu. Maka bagi pemilik yang bisnis rental saya sarankan memasang GPS dua atau tiga sekaligus,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved