Breaking News:

Antisipasi Banjir di Tangsel, Pemkot Cek Kesiapan Perahu Karet Hingga Benahi Drainase

Dinas PU mulai membenahi drainase di sejumlah titik dan memeriksa kondisi perahu karet agar selalu siap jika dibutuhkan mengantisipasi banjir Tangsel

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di Serpong, Kamis (11/2/2021). Dinas PU mulai membenahi drainase di sejumlah titik dan memeriksa kondisi perahu karet agar selalu siap jika dibutuhkan mengantisipasi banjir Tangsel 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Datangnya musim hujan membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), mengantisipasi terjadinya banjir.

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) sudah mulai membenahi drainase di sejumlah titik.

Ben, sapaan karibnya, mengklaim sudah melakukan itu sejak tahun lalu, 2020.

"Dinas PU sudah membentuk semacam Satuan Tugas, tim reaksi cepat. Mereka punya unit kerja yang namanya UPT. Ada tiga UPT, bukan hanya dalam kaitan pemeliharaan jalan dan jembatan drainase, tepi juga buat mengantisipasi banjir," ujar Benyamin di Serpong, Kamis (11/2/2021).

Benyamin juga sudah menginstruksikan kepada BPBD Tangsel untuk berkoordinasi dengan dua Pintu Air yang berpengaruh terhadap aliran Kali Cisadane, anak Kali Pesanggrahan dan Kali Angke.

Tiga aliran kali itu kerap menjadi penyebab banjir di Tangsel jika debitnya tinggi.

"Saya juga sudah instruksi ke BPBD untuk mewaspadai banjir, yang pertama adalah melakukan komunikasi dengan Batu Belah, dengan posko Pintu Air Batu Belah dan Katulampa," ujar Benyamin.

Update Kasus Pengungkapan Sabu 258 Kg: Area Parkir RS Jadi Lokasi Transaksi untuk Kecoh Petugas

Sebelum Tusuk Gumilar, Rachmat Sempat Ancam Pegawai: Hari Ini Boleh Selamat, Lain Hari Tidak

"Jadi kalau di sana naik, itu sudah dilakukan antsipasi di kita," tambahnya. 

Orang nomor dua di Tangsel itu juga meminta jajarannya untuk memeriksa kondisi perahu karet agar selalu siap jika dibutuhkan.

"Dicek apa bocor apa enggak. Perahu karet kita ada di Damkar, ada di Satpol PP ada di BPBD. Kemudian juga BPBD punya Tagana, itu juga saya sudah minta untuk stand by," katanya. 

Update Kasus Pengungkapan Sabu 258 Kg: Area Parkir RS Jadi Lokasi Transaksi untuk Kecoh Petugas

Sementara, Dinas Sosial mendapat tugas menyiapkan logistik jika banjir terjadi dan dibutuhkan untuk para korban.

"Termasuk Dinas Sosial juga saya sudah mintakan stand by apa bila dibutuhkan makanan siap saji, logistik. Bantuan logistik," pungkasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved