Pria Mengaku Anggota TNI Gasak Laptop dan Tablet Perawat di Cakung

Satu unit laptop dan tablet miliknya digondol pria bernama Geri yang mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Darat (AD) berpangkat Tamtama.

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Bima Putra
Anggota TNI gadungan bernama Geri yang mengambil laptop dan tablet milik Sahara di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (11/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Sahara, warga RT 10/RW 07, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur jadi korban penipuan seorang pria yang mengaku anggota TNI.

Satu unit laptop dan tablet miliknya digondol pria bernama Geri yang mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Darat (AD) berpangkat Tamtama.

"Dia ngakunya TNI AD, kerja di Monas. Tapi aku lupa Monasnya di mana, bilangnya sih bagian administrasi negara," kata Sahara di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (11/2/2021).

Sahara yang merupakan seorang perawat awalnya mengenal Geri lewat satu aplikasi jejaring media sosial pada bulan September 2020 lalu.

Komunikasi mereka makin intens kala ibu Sahara meninggal dunia beberapa waktu lalu, pelaku memanfaatkan kondisi Sahara yang sedang berduka.

Korban penipuan anggota TNI gadungan, Sahara saat memberi keterangan di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (11/2/2021)
Korban penipuan anggota TNI gadungan, Sahara saat memberi keterangan di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (11/2/2021) (TribunJakarta/Bima Putra)

"Dia sampai benar-benar kayak ngasih pengarahan, penjelasan. Sudah ikhlasin aja, kan kemarin benar-benar terpuruk banget, kayak hancur dunia," ujarnya.

Modus menenangkan Sahara yang sedang berduka ini digunakannya saat beraksi menggasak satu unit laptop dan tablet dari rumah korban pada pekan lalu.

Kala keluarga Sahara mengadakan tahlilan di rumahnya, pelaku datang berpura-pura ikut menyampaikan dukacita lalu menggasak laptop dan tablet.

"Saat aku lagi terpuruk, lagi berduka, dia tega ngambil barang. Memang pas tahlilan itu dia sempat basa-basi menanyakan harga tablet ke adik saya," tuturnya.

Kala mendapati laptop dan tablet miliknya raib dari rumah, Sahara menyebut memang tak langsung mencurigai bahwa Geri merupakan pelaku pencurian.

Kecurigaannya muncul karena tak lama setelah kejadian nomor handphonenya di-block pelaku, kecurigaan Sahara terbukti saat menelusuri keberadaan tabletnya.

"Jadi pas tabletnya dilacak ketemu lokasinya di Jatiwaringin, langsung saya kejar ke lokasi sama adik saya. Di sana saya ketemu dia (pelaku) lagi mau menjual tablet di satu konter," lanjut Sahara.

Nahas saat hendak ditangkap pelaku berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor, hanya tablet milik adiknya yang berhasil diambil.

Tablet tersebut berhasil diambil kembali karena sebelum transaksi beres, Geri yang diduga anggota TNI gadungan lebih dulu kabur meninggalkan konter.

Cegah Kerumunan Saat Imlek, Pertunjukan Barongsai di Wihara di Sawah Besar Ditiadakan

Coba Tusuk Polisi Pakai Gunting Saat Ditangkap, Begal Kambuhan Ini Akhirnya Ditembak

7 Cara Alami Mengatasi Hernia Alias Turun Berok, Ini Ramuan Tradisionalnya

Beruntung sebelum kabur adik Sahara sempat memvideokan pelaku, dalam video tersorot wajah Geri yang diharapkan membantu polisi saat penyelidikan.

"Sepertinya dia ini anggota TNI gadungan, karena selama saya kenal dia enggak pernah menunujukkan kartu tanda anggota. Hanya pakai kaos loreng saja, bukan pakaian dinas," sambung Sahara.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved