Breaking News:

Rebahan Setelah Makan Bisa Asam Lambung Naik, Berapa Lama Waktu Menunggu untuk Berbaring?

Jangan rebahan setelah makan besar. Sebab berbahaya bagi Kesehatan bila kamu berbaring setelah makan besar. Simak penjelasannya?

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
txking via Kompas.com
Ilustrasi rebahan. Jangan rebahan setelah makan besar. Sebab berbahaya bagi Kesehatan bila kamu berbaring setelah makan besar. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Jangan rebahan setelah makan besar. Sebab berbahaya bagi Kesehatan bila kamu berbaring setelah makan besar.

Kebanyakan dari kamu mungkin duduk sejenak sambil menunggu makanan "turun".

Sementara beberapa orang mungkin duduk bersadar atau bahkan rebahan hanya beberapa saat setelah makan.

Hentikan kebiasaan itu jika Anda sering melakukannya karena berpotensi memicu kondisi berikut:

1. Kenaikan asam lambung

Ilustrasi asam lambung
Ilustrasi asam lambung (Istimewa via Tribun Jogja)

Menurut Healthline, kebiasaan rebahan setelah makan bisa memicu kenaikan asam lambung dan menyebabkan rasa tidak nyaman.

Ini lebih mungkin terjadi jika Anda menderita refluks asam atau penyakit Gastroesophageal Reflux Disease ( GERD ).

GERD adalah gangguan pencernaan yang terjadi ketika asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, saluran yang menghubungkan tenggorokan ke perut.

Jika memiliki kondisi ini, lapisan esofagus Anda bisa teriritasi oleh refluks asam ini.

Makanan pedas dan asam seperti jeruk dan tomat mungkin sangat mengganggu. Sementara alkohol, cokelat dan peppermint dapat memperparah heartburn dan GERD.

2. Mengganggu kualitas tidur

Ilustrasi tidur
Ilustrasi tidur (Freepik)

Gejala refluks dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di dada dan rasa pahit di mulut.

Oleh karena itu, jika Anda makan terlalu banyak atau mengonsumsi makanan yang memicu heartburn dekat dengan waktu tidur malam, maka kualitas tidur juga berpotensi terganggu.

Insomnia juga bisa terjadi jika Anda mengonsumsi kafein dalam kopi, teh atau cokelat, di waktu makan malam dan dekat dengan waktu tidur.

Sebab, kafein memblokir adenosin, bahan kimia yang menimbulkan rasa kantuk.

Kafein juga dapat meningkatkan kebutuhan untuk buang air kecil di malam hari, suatu kondisi yang disebut sebagai nokturia.

Tidak semua orang sensitif terhadap kafein, tetapi jika Anda sensitif, pertimbangkan untuk membatasi konsumsi kafein di malam hari.

Berapa lama harus menunggu untuk berbaring setelah makan?

Ilustrasi Makan.
Ilustrasi Makan. (fitnessformen.)

Sebagai pedoman umum, para ahli gizi akan meminta Anda untuk menunggu sekitar tiga jam antara waktu makan terakhir dan waktu tidur.

Waktu tersebut memungkinkan pencernaan bekerja dengan optimal dan memindahkan isi perut Anda ke usus kecil.

Hal ini dapat mencegah masalah seperti heartburn di malam hari atau insomnia.

Sedangkan menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Gasteoenterology, pasien dengan GERD dianjurkan untuk menunggu tiga jam setelah makan sebelum berbaring.

Setelah makan, Anda bisa terlebih dahulu melakukan aktivitas ringan, seperti mencuci piring, atau membersihkan dan merapikan rumah.

Berjalan kaki ringan setelah makan juga diyakini dapat memberikan manfaat kesehatan, termasuk memperlancar pencernaan, meningkatkan kesehatan jantung, mengelola gula darah, meregulasi tekanan darah dengan lebih baik, serta memicu penurunan berat badan.

Bertemu Lagi Setelah Dikejar Saat SMP, Begini Reaksi Wanita Dihampiri Anjing Tetangga Temannya

Barongsai Lekat dengan Tahun Baru Imlek, Begini Sejarah Singkat Tarian Singa

Namun, bukan berarti jogging atau lari adalah pilihan yang lebih baik.

Olahraga terlalu intens setelah makan malah bisa menyebabkan sakit perut.

Tubuh setiap orang akan merespons secara berbeda-beda.

Oleh karena itu, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, pastikan Anda menjaga intensitasnya tetap rendah.

Lakukan jalan kaki santai selama 10 menit setelah makan bisa membantu Anda mendapatkan manfaat kesehatan sekaligus menurunkan risiko efek samping.

Jika Anda kerap mengalami masalah pencernaan setelah waktu makan, cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi perubahan pola hidup dan pengobatan yang tepat. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Awas, Ini Bahayanya Jika Sering Rebahan Setelah Makan",  

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved