Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Terminal Pulo Gebang Tunggu Keputusan Kemenhub Lanjutkan Penggunaan GeNoSe

Bernard Pasaribu mengatakan penggunaan alat deteksi Covid-19 tersebut berakhir pada Jumat (12/2/2021).

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR
Terminal Pulo Gebang yang terletak di kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (3/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Kelanjutan penggunaan alat Diagnosa Cepat Sars-Cov2 (GeNoSe C19) di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur masih belum pasti.

Setelah resmi digunakan di area keberangkatan penumpang Terminal Terpadu Pulo Gebang sejak Minggu (7/2/2021) lalu.

Kepala Terminal Terpadu Pulo Gebang Bernard Pasaribu mengatakan penggunaan alat deteksi Covid-19 tersebut berakhir pada Jumat (12/2/2021).

Libur Imlek, Keberangkatan Penumpang di Terminal Pulo Gebang Meningkat 50 Persen

"Sekarang belum ada keputusan (kelanjutan penggunaan GeNoSe). Kita masih menunggu keputusan dari Kementerian Perhubungan," kata Bernard saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (12/2/2021).

Pihaknya menunggu keputusan karena pengadaan alat produksi tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) itu ditangani Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Untuk sekarang pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang belum bisa memastikan apa alat tersebut diberikan secara penuh atau hanya dipinjamkan.

"Semenjak digunakan di Terminal Terpadu Pulo Gebang sampai sekarang belum ada penumpang  bus yang hasil tes GeNoSe-nya positif (Covid-19)," ujarnya.

GeNoSe mendekteksi Covid-19 pada seseorang dengan menggunakan hembusan nafas dari mulut ke satu kantung khusus lalu diuji lewat alat.

Hasilnya keluar sekitar 50 detik, bila dinyatakan positif Covid-19 maka seseorang diminta tes swab RT-PCR yang lebih akurat dalam deteksi Covid-19.

Terminal Terpadu Pulo Gebang sendiri jadi Terminal bus antar kota antar provinsi (AKAP) pertama di DKI Jakarta yang menerapkan penggunaan GeNoSe.

"Penggunaannya dilakukan secara acak terhadap penumpang dari pukul 10.00-12.00 WIB. Jumlah penumpang yang dites menyesuaikan," tutur Bernard.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved