Breaking News:

Jambret Ponsel Menyasar Anak-anak Berkeliaran di Pondok Aren, Orang Tua Waswas

Andhika Hardiansyah (22) kini tengah waswas, lantaran anaknya yang baru berusia lima tahun menjadi korban penjambretan dua kali

Istimewa
Tangkapan gambar CCTV pelaku jambret di Jalan Haji Sarmah, Gang Miun Panjul, nomor 129 RT 3 RW 7, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (12/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Andhika Hardiansyah (22) kini tengah waswas, lantaran anaknya yang baru berusia lima tahun menjadi korban penjambretan dua kali hanya dalam kurun waktu dua bulan belakangan. 

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, putra dari Andhika dua kali dijambret dua pria yang tidak dikenal, di dekat rumahnya di Jalan Haji Sarmah, Gang Miun Panjul, nomor 129 RT 3 RW 7, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).

Penjambretan pertama terjadi pada Senin (28/12/2020). Sedangkan penjambretan kedua terjadi pada Jumat (12/2/2021).

Ponsel pertama yang dirampas penjambret itu adalah Vivo Y50, dan ponsel kedua Xiaomi Note 8.

Ada kemiripan pada kedua aksi penjambretan itu, yang pertama sama-sama terjadi sekira pukul 10.00 WIB. Yang kedua, pelaku diduga orang yang sama.

Ciri pelaku terlihat dari kamera pengawas yang berhasil merekam kedua pelaku saat melintas. 

"Kalau dari ciri, pakai masker ya, gemuk, pipinya tembem. Ya anak muda sepantaran saya," kata Andhika saat disambangi ke rumahnya.

Baca juga: Musim Hujan Timbulkan Potensi Tanah Longsor, Pemerintah Kota Depok Imbau Warga Lebih Waspada

Baca juga: PKB Berencana Usung Agnes Monica dan Raffi Ahmad untuk Pilgub DKI Jakarta, Wasekjen PAN Bereaksi

Baca juga: 264.458 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Saat Libur Imlek

Yang lebih membuatnya khawatir, pelaku seperti sengaja menyasar anaknya. Sebab saat kejadian, anak-anak lain juga sedang ramai di lokasi bermain ponsel.

"Iya kayak sengaja ngincar anak saya," ujarnya.

Usai wawancara, Andhika melaporkan kejadian penjambretan itu ke Polsek Pondok Aren

Ia tidak terlalu menginginkan ponsel anaknya kembali, ia hanya ingin pelaku segera tertangkap.

Andhika khawatir jika penjambret masih berkeliaran, akan ada korban lain yang juga bisa terjadi kepada anaknya untuk ketiga kali.

"Kalau dia bawa senjata, anak saya kenapa-kenapa gimana," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved