Breaking News:

Jenazah Sandi Petugas UPK Badan Air Kecamatan Sawah Besar Dimakamkan di TPU Kramat Ganceng

Jenazah Sandi Miadi (25) telah dimakamkan di TPU Kramat Ganceng, Kelurahan Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

Istimewa
Suasana di pemakaman Sandi, petugas UPK Badan Air Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (13/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Jenazah Sandi Miadi (25) telah dimakamkan di TPU Kramat Ganceng, Kelurahan Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

Sandi Miadi merupakan petugas Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Air Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat

Pada Sabtu (13/2/2021), Sandi diketahui tenggelam di Kali Ciliwung Lama, Kecamatan Sawah Besar kala mengangkut sampah, berupa kayu-kayu di kali tersebut.

Almarhum tidak kenakan pelampung dan diduga tak bisa berenang. Jasadnya berhasil ditemukan dua jam berselang oleh petugas.

Setelah dibawa ke RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo, jenazah Sandi dibawa ke rumah duka yang terletak di kawasan Pondok Ranggon.

Selanjutnya dimakamkan di TPU Kramat Ganceng, yang terletak tak jauh dari rumah duka.

"Dari awal saya kerja sudah kenal sama almarhum. Saya sudah kayak saudara, seperti adik sama abang. Jadi kalau ada apa-apa curhat ya selalu sama dia sama-sama," kata Kamaluddin, satu diantara rekan Sandi kepada awak media.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Pusat menemukan jenazah Petugas Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Air Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Sandi Miadi (25), di Kali Ciliwung, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (13/2/2021).
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Pusat menemukan jenazah Petugas Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Air Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Sandi Miadi (25), di Kali Ciliwung, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (13/2/2021). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

Baca juga: 13 Anggota Polres Bandara Soetta Donor Plasma Konvalesen Usai Dinyatakan Negatif Covid-19

Baca juga: Petugas UPK Badan Air Lingkungan Hidup yang Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan dalam Kondisi Tewas

Sementara itu, ayah almarhum, Saman mengatakan tak memiliki firasat apapun sebelum kepergian putranya.

Ia bahkan masih syok lantaran kepergian putranya yang mendadak. Namun dirinya dan keluarga sudah mengikhlaskan dan pasrahkan semuanya pada Yang Kuasa.

"Anaknya rajin dan berbakti sama orang tua. Dia kerja udah jalan 6 tahun. Ini istrinya baru mau melahirkan nanti akhir Februari 2021. Saya enggak ada firasat apa-apa," jelasnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved