Khawatir Masuk Gorong, Usaha Petugas Pemadam Tak Berhenti Buru Ular Segede Pohon di Petamburan
Penampakan ular segede pohon yang sempat menggegerkan warga masuk ke dalam gorong-gorong dekat Pintu Air Karet
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Penampakan ular segede pohon yang sempat menggegerkan warga masuk ke dalam gorong-gorong dekat Pintu Air Karet, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/2/2021).
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) pun berusaha menangkap ular tersebut.
"Tapi kami khawatir kalau masuk ke dalam gorong-gorong, ruang gerak petugas tidak leluasa untuk menangkap ular," kata Kepala Suku Dinas Damkar Jakarta Pusat, Asril Rizal, saat dihubungi, Sabtu (13/2/2021).
"Khawatirnya nanti malah petugas kami yang kenapa-kenapa. Ini berisiko," lanjutnya.
Sejak kemunculan ular tersebut, kata dia, petugas Damkar Jakarta Pusat selalu mengecek gorong-gorong tersebut.
Tentu dengan maksud mengantisipasi kemunculan ular itu sehingga nantinya petugas langsung menangkap ular tersebut.
"Masih kami pantau setiap hari di sana. Kalau sudah muncul lagi, langsung kami tangkap," tutup Asril.
Diketahui, sehari sebelum kemunculan ular sebesar pohon di Petamburan, sejumlah pemuda temukan ular sanca sepanjang empat meter saat banjir di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.
Hingga Sabtu (10/2/2021), hujan masih mengguyur kawasan di DKI Jakarta.
Imbas luapan Kali Ciliwung, permukiman warga di Kampung Melayu terendam banjir dengan ketinggian bervariatif.
Tak hanya itu, banjir juga merendam jalan protokol yakni di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur.
Belasan pemuda justru menemukan ular sanca sepanjang 4 meter yang tengah melata.
Penampakan diduga persembunyian ular
Penampakan ular segede pohon di dekat Pintu Air Karet Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang sempat menggegerkan warga, kini jadi misteri.
Setelah menampakan diri pada Selasa (9/2/2021) siang, keberadaan ular sepanjang 10 meter itu hilang dan diduga menyelinap masuk ke rongga bebatuan.
TribunJakarta.com sempat memperhatikan rongga yang diduga jadi tempat persembunyian ular segede pohon yang belakangan viral di media sosial itu.
Dipandang mata, rongga tersebut semakin jauh tentu tampak gelap.

Warga setempat tidak mengetahui ujung rongga tersebut mengarah ke mana.
"Tidak tahu nih sampai mana ujungnya," kata Rizal, warga setempat yang diwawancarai TribunJakarta.com, di lokasi.
Rizal pun membenarkan adanya ular tersebut yang menggegerkan warga setempat.
"Benar ada. Ularnya segede pohon, tadi siang munculnya," kata Rizal.
Video kemunculan ular itu pun viral di media sosial.
Sayangnya Rizal tidak mengetahui siapa yang merekam video tersebut.
"Kalau yang melihat ularnya memang beberapa orang saja. Tapi yang merekam saya tidak tahu," jelas Rizal.
Dia melanjutkan, ular tersebut kini bersembunyi di balik celah bebatuan.
• Warga Sekitar Pintu Air Karet Tanah Abang Penasaran Ada Ular Sanca Batik Sebesar Pohon
• Viral Ular Sebesar Pohon dengan Panjang 10 Meter Muncul di Pintu Air Karet Tanah Abang
"Sedang mengumpat di lubang-lubang batu itu. Panjangnya kira-kira sepuluh meter, besar banget," tutup dia.
Kini, warga setempat masih menanti kemunculan ular tersebut.
Mereka duduk di pinggir kali sembari melihat-lihat lubang bebatuan.

Lokasi kemunculan ular ini berada di dekat antara Pintu Air Karet dan Rumah Susun Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Asril Rizal, mengatakan pihaknya telah berusaha menangkap ular tersebut.
"Tapi saat petugas di sana sore tadi, ularnya sudah tidak ada," kata Asril, saat dikonfirkasi TribunJakarta.com, pada hari yang sama.
"Iya, ularnya masuk ke gorong-gorong dan sulit dijangkau," lanjutnya.
Sehari sebelumnya, sejumlah pemuda temukan ular sanca sepanjang empat meter saat banjir di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

Hingga Senin (8/2/2021), banjir masih menggenang di sejumlah wilayah di DKI Jakarta.
Imbas luapan Kali Ciliwung, permukiman warga di Kampung Melayu terendam banjir dengan ketinggian bervariatif.
Tak hanya itu, banjir juga merendam jalan protokol yakni di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur.
Belasan pemuda justru menemukan ular sanca sepanjang 4 meter yang tengah melata. (*)