Breaking News:

Saat Valentine Omzet Penjual Bunga di Tangerang Selatan Mulai Mengalami Kenaikan

Bak oase di tengah padang pasir, hari Valentine menyegarkan para penjual bunga yang berbulan-bulan mengalami omzet minim akibat pandemi Covid-19

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Pedagang bunga Bintaro Jaya Florist (BJF), Jalan Pondok Pucung Raya, Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (13/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Bak oase di tengah padang pasir, hari Valentine menyegarkan para penjual bunga yang berbulan-bulan mengalami omzet minim akibat pandemi Covid-19

Setidaknya hal itu yang dirasakan sejumlah penjual bunga di kawasan Bintaro Jaya Florist (BJF), Jalan Pondok Pucung Raya, Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).

Sejak setahun lalu, kala wabah Covid-19 melanda, pemerintah mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kebijakan tersebut melarang segala acara-acara yang menghadirkan banyak orang.

Pesta pernikahan, ulang tahun, syukuran dan hajatan mutlak dilarang.

Alasannya jelas, kerumunan berpotensi besar menjadi klaster penularan Covid-19

Namun di sisi lain banyak pihak terdampak, di antaranya penjual bunga.

Bukan secara kesehatan, para penjaja flora nan indah itu terpukul secara omzet penjualan.

Ferry Hidayat (51) pemilik gerai Saani Florist, mengatakan, omzet penjualannya anjlok 80 persen selama pandemi Covid-19.

Halaman
123
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved