Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Tak Ada Efek Jera, Pergerakan Warga Libur Imlek Tinggi, Lonjakan Kasus Covid-19 Bakal Terjadi Lagi

Mobilitas pergerakan warga Jabodetabek masih tinggi saat libur Imlek 12 Februari 2021. siap-siap kasus covid-19 naik lagi.

Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA  
ILUSTRASI Sejumlah kedaraan memadati gerbang Tol Cikarang Utama menuju Cikampek, Jawa Barat, pada arus mudik libur Natal 2017, Sabtu (23/12/2017) dini hari. Ribuan Kendaraan terjebak atrean pajang di gerbang tol Cikarag Utama hingga ke arah Cikampek karena tingginya volume kendaraan dan diperparah dengan proyek pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha  

Lantas, apakah rentetan pengalaman buruk ini berhasil menciptakan “efek jera” sehingga mobilitas penduduk dari Jakarta dan sekitarnya ke luar daerah tidak terjadi saat periode libur Tahun Baru Imlek 2572?

Sayangnya, belum.

Hal ini tercatat dari keterangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Sebanyak 146.889 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-1 (11 Februari 2021) libur Imlek tahun 2021.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk., Dwimawan Heru mengatakan angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).

"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 11% jika dibandingkan lalin normal. Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 75.383 kendaraan menuju arah Timur, 38.427 kendaraan menuju arah Barat dan 33.079 kendaraan menuju arah Selatan," ujar Heru, dalam keterangannya, Sabtu (13/2/2021).

Baca juga: Penumpang Naik 15 Persen Saat Imlek, Simak Sistem Baru Pengisian Kartu Sehat di Soetta

Heru lantas merinci distribusi lalin yang terjadi pada 11 Februari 2021.

Untuk arah timur, Heru mengatakan ada 38.391 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikampek Utama 1. Jumlah itu naik sebesar 30,6% dari lalin normal.

Selain itu ada pula 36.992 kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui GT Kalihurip Utama 1 atau naik 32,9% dari lalin normal.

"Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur adalah sebanyak 75.383 kendaraan, naik sebesar 31,7% dari lalin normal," kata dia.

Halaman
1234
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved