Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

10.000 Lebih Pedagang Pasar di Tangsel Bakal Divaksin Bulan Maret

Pedagang pasar akan menjadi target vaksinasi Covid-19 selanjutnya di Tangerang Selatan (Tangsel).

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Tangsel, Tulus Muladiyono di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Raya Maruga, Ciputat, Tangsel, Senin (15/2/2021). Kata Tulus, pedagang pasar akan menjadi target vaksinasi Covid-19 selanjutnya di Tangerang Selatan (Tangsel). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Setelah tenaga kesehatan (nakes), pedagang pasar akan menjadi target vaksinasi Covid-19 selanjutnya di Tangerang Selatan (Tangsel).

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Tangsel, Tulus Muladiyono, usai Webinar Hari Pers Nasional, bertema "Keluar Zona Merah Bangkit dari Covid-19" di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Raya Maruga, Ciputat, Tangsel, Senin (15/2/2021).

"Rencananya mungkin sekitar akhir Februari atau Maret, tahap kedua," ujar Tulus. 

Tulus menjelaskan, para pedagang di pasar memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan bahan pokok masyarakat. 

Namun di sisi lain, pasar menjadi salah satu pusat keramaian dengan interkasi yang tinggi. Hal itu membuat para pedagang di pasar riskan terpapar Covid-19. 

"Pertemuan atau mobilisasi dari komujitas pasar ini kan dari mana-mana bukan orang Tangsel saja. Karena pemasok bahan pokok kan ini. Satu sisi dia harus dijaga komunitasnya agar bisa bertahan," ujarnya.

Tulus menjelaskan, target utama pedagang yang divaksin Covid-19 adalah mereka yang menggelar lapak di pasar-pasar tradisional besar.

Namun tidak menutup kemungikanan, pedagang pasar modern dan orang-orang di sekitar pasar seperti pedagang yang tidak memiliki lapak tetap. 

"Awalnya kita berfokus ke pedagang tradisional yang pasar-pasar besar kaya Ciputat, Pamulang, Serpong, Jombang, tapi ya ke depannya ada pelaku dari pasar modern juga akan."

"Saya juga, bagaimana yang di depan pasar, apakah di satu kotak pasar ini saja, sedangkan di sebelah jalan itu juga pelaku di situ," kata Tulus.

Sementara, data jumlah pedagang pasar di Tangsel yang didapatkan Tulus mencapai 10.000 pedagang.

Namun sangat terbuka kemungkinan, data tersebut akan bertambah. 

"Kalau kemarin ada 10.000-an dari Disperindag, saya minta diupdate lagi. Karena misalnya orang itu enggak punya lapak atau kios di pinggir jalan sedangkan dia di situ berjam-jam.

Seperti diketahui, saat ini vaksinasi Covid-19 Tangsel masih berlangsung untuk nakes. Sebanyak 9.536 nakes sudah menjalani vaksinasi dosis pertama, sedangkan proses vaksinasi Covid-19 dosis kedua baru berlangsung 40%.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved