Breaking News:

Buron Tiga Bulan Usai Gasak Rokok Senilai Rp15 Juta di Toko Kelontong, Pria di Bekasi Diringkus

Polsek Bekasi Timur Polres Metro Bekasi Kota meringkus seorang pria berinisial FSP (27), dia merupakan tersangka kasus pembobolan warung kelontong.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Polsek Bekasi Timur Polres Metro Bekasi Kot mengungkap kasus pencurian rokok di toko kelontong. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Polsek Bekasi Timur Polres Metro Bekasi Kota meringkus seorang pria berinisial FSP (27), dia merupakan tersangka kasus pembobolan warung kelontong yang buron selama kurang lebih tiga bulan.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, FSP diringkus di tempat persembunyiannya di wilayah Bekasi Timur pada, Jumat (11/2/2021) lalu.

"Kami berhasil meringkus satu orang tersangka kasus pencurian di sebuah toko, tiga tersangka lain masih kami kejar," kata Erna, Senin (15/2/2021).

Tersangka FSP (27) usai diringkus jajaran Polsek Bekasi Tinur Polres Metro Bekasi Kota atas kasus pencurian di toko kelontong.
Tersangka FSP (27) usai diringkus jajaran Polsek Bekasi Tinur Polres Metro Bekasi Kota atas kasus pencurian di toko kelontong. (ISTIMEWA)

Erna menjelaskan, kasus pembobolan toko kelontong terjadi pada, Selasa 17 November 2020 dini hari lalu.
Tempat kejadian perkara (TKP) berada di Toko Desi, Jalan Ampera Noomor 105 RTt 03 RW 05 Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Pelaku berjumlah empat orang, satu diantaranya berinisial FSP yang berhasil diringkus polisi. Mereka masuk ke dalam toko dengan cara membobol gembok pintu rolling.

"Korban pemilik toko setelah kejadian melapor ke kami, anggota dari Polsek Bekasi Timur langsung melakukan penyelidikan," ucap Erna.

Salah satu bukti kasus pencurian ini adalah rekaman CCTV toko, pelaku beraksi menggasak sejumlah barang berharga beserta uang tunai.

"Aksinya terekam CCTV, dari situ kamu melakukan identifikasi untuk mengetahui identitas tersangka," jelasnya.

Aksi pencurian itu mengakibatkan kerugian cukup besar, empat tersangka menggasak beberapa slop rokok senilai Rp15 juta, uang tunai Rp5 juta, perhiasan senilai Rp22 juta.

"Kami masih mengembangkan kasus ini, tiga tersangka masih kami kejar dengan identitas seluruhnya sudah kami kantongi," tegasnya.

Adapun tersangka FSP dijerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman lima tahun  penjara.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved