Breaking News:

Liga Italia

Inter Milan Butuh 13 Pekan untuk Rebut Puncak Klasemen Liga Italia dari AC Milan

Untuk pertama kalinya di Liga Italia musim ini, Inter Milan menguasai puncak klasemen tanpa harus menunggu hasil akhir AC Milan di pekan yang sama

MIGUEL MEDINA/AFP
Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku (kiri) merayakan dengan penyerang Argentina Inter Milan Lautaro Martinez setelah mencetak gol penalti selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter vs Torino pada 22 November 2020 di stadion Giuseppe-Meazza (San Siro) di Milan. 

Empat tim sebelumnya adalah Genoa (di pekan 1), Napoli (2), Atalanta (3), dan AC Milan (4-21).

Saat Milan digdaya di atap klasemen, Inter menjadi pengekor setia mereka di posisi runner-up selama 13 pekan beruntun, terhitung sejak giornata 9 sampai 21.

Baca juga: Hasil Liga Italia: Juventus Tak Berdaya di Kandang Napoli, AC Milan Dipermalukan Tim Promosi

Baca juga: Liga Italia: Inter Milan Ambil Alih Kekuasaan AC Milan hingga Duet Lukaku dan Lautaro Gemilang

Hingga akhirnya perburuan Inter untuk naik ke pucuk tabel terealisasi di pekan ke-22.

Sebelumnya, beberapa kali Nerazzurri memang pernah menguasai singgasana, tapi sembari menanti hasil akhir tetangganya di pekan yang sama.

Biasanya rata-rata mereka cuma beberapa jam atau sehari menyalip Milan, sebelum Rossoneri kembali menyodok usai tampil belakangan.

Akan tetapi, margin sekeping poin saja yang memisahkan Inter dengan Milan di klasemen saat ini sangat rawan terkikis.

Kompetisi dua rival sekota itu semakin sengit karena status capolista bakal dipertaruhkan langsung pada duel berikutnya di pekan ke-23.

AC Milan dan Inter Milan bakal melakoni head to head dalam derbi di San Siro, 21 Februari mendatang.

Karena rawannya situasi, Antonio Conte tak mau buru-buru tepuk dada.

Apalagi, konsistensi permainan Nerazzurri masih harus diuji jika memang ingin menjadi pesaing kuat di jalur kampiun.

"Anak-anak menunjukkan kekuatan mental yang baik," katanya, dikutip BolaSport.com dari situs klub.

"Saya sangat bahagia, tapi ini hanyalah awal perjalanan," tutur legenda dan eks pelatih Juventus tersebut.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved