Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Mobilitas Warga Bisa Ditekan Selama Libur Panjang Imlek, Wagub DKI: Terima Kasih Bima Arya

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, mobilitas warga saat libur panjang akhir pekan Imlek berhasil ditekan.

TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, mobilitas warga saat libur panjang akhir pekan Imlek berhasil ditekan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, mobilitas warga saat libur panjang akhir pekan Imlek berhasil ditekan.

Menurutnya, jumlah warga DKI yang bepergian ke luar kota saat Imlek tak sebanyak saat libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021.

"Kita sepakat di masa liburan ini yang pergi ke luar kota tidak sebesar dengan liburan sebelumnya," ucapnya, Senin (15/2/2021).

Atas keberhasilan ini, Ariza mengapresiasi kinerja dari Wali Kota Bogor Bima Arya.

Pasalnya, tak seperti Jakarta, Kota Bogor menerapkan kebijakan ganjil genap saat akhir pekan guna menekan mobilitas warga selama masa pandemi Covid-19.

"Kami mengapresiasi kebijakan yang diambil pak Bima ya terkait ganjil genap. Itu membantu supaya masyarakat (Jakarta) tidak keluar kota, ke Bogor setidaknya," ujarnya.

Baca juga: IDI Banten Dukung Pelibatan Warga Jadi Petugas Swab Test

Baca juga: Ada Pocong Bermasker di Dekat Istana Negara, Ingin Sampaikan Pesan untuk Presiden 

Baca juga: Anies Baswedan Patut Perhitungkan Elektabilitas Risma di DKI, Pengamat: Ini Sangat Rawan

Tak hanya itu, Ariza pun turut mengapresiasi pemuka agama Budha dan masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek di rumah saja.

"Saya juga berkunjung ke Wihara, mereka disiplin, bahkan secara umum malah tidak dibuka. Bahkan (umat) diimbau ibadah atau melakukan perayaan di rumah masing-masing," kata dia.

Politisi Gerindra ini pun berharap, lonjakan kasus Covid-19 tak terjadi lagi pascalibur panjang Imlek.

Sebab, lonjakan kasus Covid-19 kerap terjadi beberapa minggu setelah musim libur panjang.

Seperti yang terjadi saat ini, di mana meroketnya kasus Covid-19 terjadi imbas libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021.

"Mudah-mudahan saya berharap liburan Imlek ini tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan (Covid-19)," ujarnya di Balai Kota.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved