Breaking News:

Kasus Korupsi

Penyidik Kejagung Tetapkan Jimmy Sutopo Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Asabri

Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan Jimmy ditetapkan sebagai tersangka setelah diperiksa sebagai saksi sejak pukul 10.00

Kompas.com/Dian Maharani
Gedung Kejaksaan Agung 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) menetapkan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relationship Jimmy Sutopo sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asabri.

Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan Jimmy ditetapkan sebagai tersangka setelah diperiksa sebagai saksi sejak pukul 10.00 WIB, Senin (15/2/2021).

"Hari ini tim penyidik pada Jaksa muda tindak pidana khusus telah memeriksa antara lain satu orang saksi yang inisialnya adalah JS dan dimulai dari pukul 10.00 WIB tadi dan maraton dilaksanakan pemeriksaan terhadap saksi dan tim penyidik berkesimpulan meningkatkan dari saksi menjadi tersangka dalam perkara ini," kata Leonard di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (15/2/2021).

Berdasarkan pengamatan Tribunnews.com, di lokasi, tersangka Jimmy memang sempat dibawa keluar dari gedung pemeriksaan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (15/2/2021) malam.

Tersangka tampak menggunakan rompi berwarna merah jambu dan tertunduk lesu di hadapan awak media.

Dia tak berkenan untuk diwawancarai hingga masuk ke mobil tahanan yang telah menunggu.

Menurut Leonard, Jimmy Sutopo berdasarkan nomor 09/f.2/FD.2/02/2021 yang dikeluarkan pada hari ini Senin, 15 Februari 2021. Jimmy ditetapkan tersangka karena diduga terlibat dalam korupsi di PT Asabri.

Leonard menuturkan tersangka selaku pihak swasta diduga turut serta bersama tersangka lainnya melakukan pencucian uang.

"Dia selaku pihak swasta yang turut serta bersama-sama melakukan pencucian uang. Jadi tersangka yang pertama dalam perkara TPPU yang berasal dari tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana investasi oleh PT Asabri (Persero)," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan tersangka telah dibawa ke rumah tahanan Cipinang cabang Rutan KPK untuk ditahan. Dia akan ditahan selama 20 hari ke depan.

Baca juga: 40 Tenaga Kesehatan Lansia di Tangerang Selatan Jalani Suntik Vaksin Dosis Pertama 

Baca juga: 7 Hari Hanyut Terbawa Arus di Kali Krukut, Jasad Arka Ditemukan di Perairan Kepulauan Seribu

Baca juga: Heru Hidayat Terlibat Dua Mega Skandal Korupsi, Berikut Sosok Pemain Saham Pemilik 20 Kapal Ini

Halaman
123
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved