Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Petakan Wilayah Penyebaran Covid-19, Wali Kota Airin Bakal Lockdown RT Zona Merah

Sebanyak 2.900 lebih RT di Tangsel sudah digolongkan ke dalam warna hijau, kuning, oranye dan merah.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, usai meninjau Kampung Tangguh di RT 4 RW 12, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Tangsel, Senin (15/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Sepekan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany, mengaku sudah memetakan paparan Covid-19 di wilayahnya sampai ke tingkat RT.

Sebanyak 2.900 lebih RT di Tangsel sudah digolongkan ke dalam warna hijau, kuning, oranye dan merah.

"Karena kalau satu sampai lima berarti kuning, tapi 5 sampai 9 oranye, di atas 10 merah," jelas Airin usai meninjau Kampung Tangguh di RT 4 RW 12, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Tangsel, Senin (15/2/2021).

Airin mengatakan, pada H-1 sebelum PPKM mikro diberlakukan, tidak ada RT yang masuk dalam zona merah.

Baca juga: Abai Protokol Kesehatan, Polisi Segel Tempat Pemancingan di Cilandak

Namun, ia belum kembali memetakan zona paparan Covid-19 tingkat RT sampai hari ini.

"Nah ini kita akan lihat lagi perkemebangannnya per sampai tanggal 8 (Februari) kemarin tidak ada yang merah. Tapi antara dari tanggal 9 sampai ke tanggal 15 itu satu minggu nanti sore kita akan evaluasi, apakah ada yang zona kuning, hijau, orange berapa dan apakah ada yang masuk ke zona merah," papar Airin. 

Airin menerangkan, Satgas Covid-19 tingkat RT sangat berperan pada penerapan PPKM skala mikro.

Perlakuan pengawasan terhadap RT pun berbeda-beda sesuai zonanya.

Yang terketat, jika sebuah RT tergolong zona merah, maka akan langsung dikarantina atau lockdown.

"Karena akan perlakuannya berbeda, kalau ada yang zona merah di RT maka kita lockdown mini," tegas Airin.

Orang nomor satu di Tangsel itu sendiri sepakat dengan kebijakan PPKM jilid dua yang lebih longgar di sejumlah sektor, namun pengawasan lebih ketat di tataran mikro, dalam hal ini lingkup RT.

Menurutnya PPKM skala mikro lebih memberi napas terhadap geliat ekonomi di kotanya.

"Perlakuannya sudah jelas gitu ya di PPKM. Saya sepakat sekali dengan program PPKM sehingga ekonomi jalan, persoalan untuk mensedikitkan klaster penyebaran covid bisa kita pantau dan kita fokus," kata Airin. 

Seperti diketahui, PPKM skala mikro yang merupakan perpanjangan PPKM jilid pertama, berlaku pada 9-22 Februari 2021.

Pada PPKM skala mikro, jam operasional mal dan restoran diperbolehkan beroperasi sampai pukul 21.00 WIB..

Sementara, penanganan dan pengawasan paparan Covid-19 lebih dibebankan kepada Satgas Covid-19 tingkat RT.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved