Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Tekan Penyebaran Covid-19, Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia Sambut Positif PPKM Berskala Mikro

menyambut positif kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro periode 9 hingga 22 Februari.

ISTIMEWA
Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia (APKULINDO) menyambut positif kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro periode 9 hingga 22 Februari yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia (APKULINDO)  Bedi Zubaedi menyambut positif kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro periode 9 hingga 22 Februari yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia.

Seperti yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3/2021 tentang PPKM Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Covid-19, pemerintah memperkenankan layanan makan di tempat untuk bisnis restoran dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan dengan PPKM sebelumnya yang hanya mengizinkan layanan dine in dengan kapasitas maksimal pengunjung sebesar 25 persen.

Ketua Pengembangan Hubungan Dan Kerjasama Antar Lembaga APKULINDO Giri Buana menilai peraturan yang tertuang dalam PPKM berskala Mikro lebih baik dibandingkan PPKM berskala Nasional sebelumnya.

Sebab jika kini restoran bisa beroperasi hingga pukul 21.00 WIB dan kapasitas untuk melayani makan ditempat dikembalikan menjadi 50 persen, maka dipastikan masih ada peluang bagi para pengusaha kuliner untuk menjalankan bisnisnya mendekati situasi normal.

“Secara prinsip kalau buka sampai Jam 9 (malam) dan kapasitas 50 persen, masih ada peluang bagi pengusaha untuk menjalankan bisnisnya mendekati normal," ujar Giri kepada wartawan, Senin (15/2/2021).

Menurutnya, puncak pergerakan orang mencari kuliner makanan pada malam hari biasanya terjadi pada pukul 19.00-20.00 WIB.

Sedangkan pada siang hari, tren tersebut terjadi pada pukul 12.00-14.00 WIB.

Perubahan aturan jam operasional hingga pukul 21.00 WIB, diharapkan mampu kembali meningkatkan omzet para pengusaha kuliner yang sempat turun akibat pembatasan jam operasional pada kebijakan PPKM sebelumnya.

Sementara itu, Pengurus APKULINDO Riyanto Harjo Purnomo yang juga pemilik Resto Hotmie mengaku mengalami penurunan omzet 20 persen dikala kebijakan PPKM Jilid I dan II.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved