Breaking News:

Geliat Prostitusi dari Bilik Cinta 4x4 Meter di Depok, Cerita Leida Gadis 18 Tahun

Kamar Leida dan dua temannya memberikan layanan persetubuhan kurang lebih 4x4 meter. Ada dua kasur lipat, bantal dan guling di sana.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
Surya/Firman Rachmanudin
Ilustrasi prostitusi online. Melihat geliat prostitusi dari bilik cinta 4x4 Meter di Depok, berdasarkan pengakuan Leida gadis 18 tahun perantau asal Sumatera. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Deru kendaraan dari jalan di kawasan Grogol, Limo, Kota Depok, terdengar sampai kontrakan dua kamar yang ditempati Leida, bukan nama sebenarnya.

Lokasinya nyempil, terhimpit tembok tetangga kanan kirinya. Hanya satu motor yang bisa masuk untuk menuju kontrakan Leida di paling pojok.

Sampai pukul 18.00 WIB, gadis berambut sebahu, berkulit coklat, berwajah tirus, setinggi kurang lebih 165 sentimeter itu, tak berpaling dari layar ponselnya.

Rambutnya yang masih basah, sesekali ia renggangkan agar lekas kering. Bukan dengan hairdryer, tapi jari jemari tangan kirinya.

Seketika pupil mata Leida membesar, ditingkahi senyumnya mengembang, melihat pesan masuk di ponselnya dari orang yang ditunggu-tunggu tanpa sebelumnya bertemu.

Baca juga: Survei Median Sebut Kinerja Anies Baswedan Memuaskan, PDIP: Tak Sesuai Fakta di Lapangan

Baca juga: Tak Dengar Nasihat Suami, Wanita Ini Meninggal 20 Menit Setelah Berhubungan dengan Kakek 66 Tahun

Baca juga: Viral Video Anjing Kejar-Kejar Pocong Saat Tengah Malam, Lonca-Loncat Saat Digonggong

Bergegas ia berbenah merapikan penampilan, menjangkau parfum dari kamar lalu menyemprotkannya sekali dua kali ke tubuhnya yang tinggi semampai.

Ia sudah membayangkan akan mendapat bayaran Rp 300 ribu untuk sekali kencan, setelah proses tawar menawar dengan pria itu deal.

"Di depan ada gang, masuk saja lurus terus sampai mentok. Nah, kontrakannya yang paling pojok," kata Leida memandu tamunya seorang pria asing lewat ponsel agar tak tersesat.

Tak sampai 30 menit, pelanggannya datang ke kontrakan berwarna hijau kusam tempat Leida bisa memberikan layanan cinta sekejap.

Baca juga: Buat Raffi Ahmad Terpesona, Penampilan Baru Nagita Slavina Disorot Mama Rieta: Kayak Puber Ya Gue?

Baca juga: Tega, Menantu Cabuli Ibu Mertua yang Sudah Usia 80 Tahun, Kasusnya Mirip Pelaku Oknum Polisi

Baca juga: Kebelet Karaoke, Pria Berusia 20 Tahun Nekat Bobol Toko Gadai di Tangerang

Di kontrakan itu, Leida tinggal bersama dua teman wanitanya yang juga menjajakan layanan prostitusi berbasis aplikasi pertemanan.

"Baru setahun, diajak teman sih awalnya," cerita Leida kepada TribunJakarta.com pada Senin (15/2/2021) malam.

Jarak jalan utama ke kontrakan Leida berkisar 15 meter. Akses masuknya sangat sempit, cukup muat dilintasi satu unit motor untuk masuk keluar.

Baca juga: Jelang Pernikahan, Lesty & Rizky Billar Sudah Siapkan Nama untuk Anak: Perempuan Harus Ada Kejoranya

"Langsung masuk (kamar) saja mas, nyantai. Sudah biasa kok," sapa hangat salah satu teman Leida.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved