Breaking News:

Jelang Mubes, Aziz Syamsuddin Didorong Pimpin Kosgoro 1957

merujuk pada rekam jejak dan perjalanan politik hingga menjadi Wakil Ketua DPR, Aziz Syamsuddin akan dapat membesarkan PPK Kosgoro sebagai organisasi

Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNNEWS/TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
Wakil Ketua DPR RI yang juga politikus Golkar Azis Syamsuddin 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 Sabil Rachman menegaskan penyelenggaraan Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 1957 akan dilaksanakan secara daring.

Mubes secara daring merupakan hasil Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspinas) 1957 ke VII tanggal 30 Januari 2021 di Jakarta. Seluruh peserta sepakat bahwa digelarnya Mubes daring sesuai dengan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Pelaksanaan Mubes daring harus di tinjau ulang mengiat putusan muspimnas bisa di makzulkan dengan pertimbangan belum di sepakati oleh forum mubes, serta belum bisa di jadikan rujukan petunjuk teknis pelaksaan oleh panitia SC dan OC.

Merespons rencana Mubes daring itu, sosok politisi Golkar Azis Syamsuddin dinilai tepat menakhodai Kosgoro 1957.

Kader muda Golkar dan Kosgoro Supardiono mengatakan merujuk pada rekam jejak dan perjalanan politik hingga menjadi Wakil Ketua DPR, Aziz Syamsuddin akan dapat membesarkan PPK Kosgoro sebagai organisasi pendiri Partai Golkar itu.

"Kalau kita melihat track record Pak Aziz dan keluwesan komunikasi politiknya saya yakin di bawah kepemimpinannya Kosgoro akan berkembang dan maju," kata Supardiono kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Selain itu, dengan terpilihnya Aziz nanti, Politisi muda Golkar asal Jambi ini meyakini juga akan dapat mensukseskan jalan Ketum Partai Golkar Airlanggga Hartarto sebagai calon Presiden di tahun 2024 mendatang.

"Tak hanya membesarkan Kosgoro, Pak Aziz nantinya bisa memuluskan Ketum Airlangga meraih kursi kepemimpinan nasional," tutur Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi ini.

Baca juga: Kepengurusan Baru, SOKSI Siap Menangkan Golkar di Pilkada 2020 dan Pemilu 2024

Baca juga: Menko Airlangga: Peran NU Penting Hadapi Persoalan Bangsa

Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (KOSGORO 1957) lahir pada tanggal 10 November 1957 atas prakarsa Mas Isman dan teman-teman TRIP Jawa Timur.

Pada awalnya Kosgoro berbentuk Gerakan Koperasi kemudian berkembang dalam bentuk organisasi "golongan karya" yang berorentasi kekaryaan dan menjadi salah satu pendiri sekaligus anggota Sekber Golkar dan sekarang menjadi Partai Golkar.

Sejauh ini aspirasi dari PDK Prov-Kab mengharapkan perubahan dan pembenahan pada tubuh Kosgoro 57. Aziz Syamsuddin dinilai sosok ideal untuk menakhodai PPK Kosgoro 1957.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved