Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kapolres Metro Jakarta Selatan Wacanakan Sekolah Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah mewacanakan sekolah menjadi tempat isolasi bagi pasien Covid-19.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah saat diwawancarai seusai Rakor Pelaksanaan PPKM tahap 2 di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (16/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah mewacanakan sekolah menjadi tempat isolasi bagi pasien Covid-19.

Wacana tersebut disampaikan Azis saat Rapat Koordinasi Pelaksanan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap 2 di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (16/2/2021).

Menurutnya, saat ini terdapat beberapa sekolah yang tidak digunakan karena proses belajar mengajar dilakukan di rumah.

"Itu sedang dalam proses wacana karena saat ini ada hotel yang sudah dipakai, apartemen sudah dipakai untuk menambah ketersediaan tempat tidur, untuk perawatan," ujar Azis.

"Nah kebetulan saat ini ada beberapa sekolah yang sedang tak digunakan. Sekali lagi masih wacana ya, belum ya," tambahnya.

Baca juga: Pembobol Toko Gadai di Tangerang Gasak 11 Ponsel hingga Kamera Mewah, Kerugian Capai Rp 56 Juta

Baca juga: 48 Personel Polsek Pondok Gede Bekasi Lakukan Penyemprotan Disinfektan di 171 RT

Baca juga: Dari 300 Korban Meninggal Covid-19 di Tangsel, Hanya 38 yang Ajukan Santunan Rp 15 Juta

Lebih lanjut, Azis mengungkapkan, tidak semua pasien Covid-19 bisa dengan mudah mendapatkan tempat isolasi. Oleh karena itu, sekolah dapat menjadi tempat alternatif.

"Salah satu elemen dalam Kampung Tangguh Jaya itu ada satu tempat isolasi. Tapi ada satu lingkungan yang mungkin menemukan tempat isolasi sulit, nah sekolah bisa menjadi pilihan di lokasi yang terdekat," kata dia.

Di sisi lain, dalam pelaksanaan PPKM tahap 2, unsur tiga pilar Jakarta Selatan membentuk zonasi hingga ke tingkat RT dan RW.

"Kita menyamakan persepsi pendataan RW/RT yang seperti apa kita laksanakan kegiatan zonasi, karena dengan kegitan zonasi itu lah yang menentukan tindakan," ucap Azis.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved