Antisipasi Virus Corona di DKI

Menolak Divaksin Siap-siap Kena Sanksi Berlapis: Denda Rp 5 Juta dan Tak Terima Bansos

Bila masih ada warga yang ngeyel tak mau divaksin, politisi Gerindra ini menegaskan, pihaknya bakal memberikan sanksi berlapis.

Istimewa/Dok Diskominfotik DKI Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat mendonor plasma konvalesen di kantor PMI DKI, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (5/2/2021). Menolak Divaksin Siap-siap Kena Sanksi Berlapis: Denda Rp 5 Juta dan Tak Terima Bansos 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Penyuntikan vaksinasi tahap kedua bagi pekerja di sektor pelayanan bakal dimulai Rabu (17/2/2021) besok.

Para pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pun bakal menjadi yang pertama disuntik vaksin.

"Sesuai dengan jadwal, selain tenaga kesehatan, Insya Allah mulai besok akan dimulai buat pedagang, pedagang di Tanah Abang," ucap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, Selasa (16/2/2021).

Pada tahap kedua program vaksinasi Covid-19 ini, pemerintah pusat memperketat aturan lewat Peraturan Presiden (Perpres) tentang pengadaan vaksin serta pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo.

Dalam aturan itu disebutkan, bila ada masyarakat yang menolak divaksin, maka namanya bakal dicoret dari daftar penerima bantuan sosial (bansos).

Untuk itu, Ariza mewanti-wanti masyarakat mau divaksin dan tidak menolak bila diminta untuk datang ke fasilitas-fasilitas kesehatan yang telah disiapkan.

Baca juga: Heboh Wali Kota Bekasi di Cisarua, Rahmat Effendi: Persoalannya Orang Datang Dianggap Kerumunan

Baca juga: Bocah 15 Tahun di Tangerang Tenggelam di Waduk Cipondoh Akibat Kelelahan Berenang

Bila masih ada warga yang ngeyel tak mau divaksin, politisi Gerindra ini menegaskan, pihaknya bakal memberikan sanksi berlapis.

Pasalnya, DKI juga memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur soal denda bagi masyarakat yang menolak divaksin.

"Kalau nolak di Jakarta sudah ada Perdanya, diatur denda Rp 5 juta, kami tegakkan aturan," ujarnya di Balai Kota.

Dengan demikian, warga Jakarta yang menolak divaksin bakal dikenakan denda Rp 5 juta dan dicoret dari daftar penerima bansos tunai.

"Bisa dua kali kena, aturan pemerintah pusat tidak kasih bansos dan DKI didenda. Jadi sudah didenda, enggak dikasih bansos juga," kata dia.

"Kan gitu aturannya, bukan pilihan, memang ada aturan pilih? Jadi ya dilaksanakan sesuai peraturan," tambahnya menjelaskan.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved