Breaking News:

Pilkada Kota Depok

Pelantikan Wali dan Wakil Wali Kota Depok Ditunda Hingga Akhir Februari 2021

Pelantikan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok terpilih resmi ditunda hingga akhir Februari 2021.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Y Gustaman
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Pasangan calon Wali dan Wakil Wali Kota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono saat memberikan keterangan di Rumah Relawan Idris, Rabu (9/12/2020). Terbaru, pelantikan keduanya ditunda sampai akhir Februari 2021. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Pelantikan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok terpilih resmi ditunda hingga akhir Februari 2021.

Hal ini disampaikan oleh Pejabat sementara (Pjs) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Sri Utomo, dalam pesan singkatnya pada wartawan.

“Ditunda sampai akhir Februari,” ujar Sri Utomo pada Selasa (16/2/2021).

Sri Utomo menjelaskan, keputusan penundaan pelantikan ini berdasarkan hasil rapat pada Senin (15/22021) sore.

“Hasil rapat kemarin Senin sore seluruh Sekda yang daerahnya Pilkada serentak dengan Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri),” ujarnya.

Baca juga: Anies Sempat Pamer Bebas Banjir, Diguyur Hujan Semalam Kini Cipinang Melayu Terendam Air 1 Meter

Wali Kota terpilih Mohammad Idris berstatus sebagai petahana.

Masa aktif jabatannya sebagai Wali Kota Depok periode 2015-2020 akan berakhir pada Rabu (17/2/2021) mendatang.

Kendati belum ada kepastian kapan Idris dilantik, sementara masa aktif jabatannya akan berakhir dalam waktu dekat, muncul spekulasi Wali Kota Depok akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Sembari menunggu Idris dan Imam dilantik secara resmi.

Sementara itu Wakil Wali Kota Depok terpilih, Imam Budi Hartono, mengaku belum mendapat kepastian kapan ia dan Idris resmi dilantik.

“Sampai hari ini saya sebagai Wakil Wali Kota terpilih belum mendapatkan informasi terhadap rencana pelantikan,” ujar Imam Budi Hartono dikonfirmasi wartawan.

“Tidak ada informasi sama sekali padahal memang dari masa jabatan pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2015-2020 harusnya sudah berakhir besok,” ucap dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved