Breaking News:

Suntik Vaksin Disebut Batalkan Puasa,MUI Tangsel Saran Vaksinasi Covid-19 saat Ramadan Digelar Malam

Sekretaris MUI Tangsel, Abdul Rojak memberi saran agar vaksinasi Covid-19 tetap digelar pada Bulan Ramadan, namun malam hari setelah waktu buka puasa.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi vaksin covid-19 sinovac - Sekretaris MUI Tangsel, Abdul Rojak memberi saran agar vaksinasi Covid-19 tetap digelar pada Bulan Ramadan, namun malam hari setelah waktu buka puasa. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Proses vaksinasi Covid-19 diperkirakan masih akan berlangsung sampai Bulan Ramadan atau bertepatan pada April 2021.

Seperti diketahui, umat muslim menjalani ibadah puasa pada Bulan Ramadan.

Hal itu menimbulkan diskusi tersendiri tentang boleh atau tidaknya sesaorang yang berpuasa disuntik vaksin.

Sekretaris MUI Tangsel, Abdul Rojak, mengatakan, sejumlah alasan menyeruak tentang vaksinasi, termasuk melibatkan alasan medis. 

"Kalau siangnya itu kan pro kontra, ada yang bilang itu membatalkan puasa, ada yang bilang tidak karena tujuan medis untuk menjaga kesehatan," kata Rojak melalui sambungan telepon, Selasa (16/2/2021).

Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel, Abdul Rojak di Masjid Al-I'tisham samping gedung Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Senin (5/6/2018)
Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel, Abdul Rojak di Masjid Al-I'tisham samping gedung Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Senin (5/6/2018) (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Rojak memaparkan, secara hukum ibadah, segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh membatalkan puasa.

Namun, di sisi lain ada yang berpendapat bahwa vaksinasi adalah demi kesehatan.

"Iya kan tidak melalui dua lubang dubur maupun qubul, tetap dari manapun seandainya memasukkan sesuatu ya membatalkan puasa," ujarnya. 

"Ya kalau yang membolehkan, karena untuk medis, kan ada yang bilang boleh," tambah Rojak.

Baca juga: Banjir Luapan PHB Sulaiman Cipinang Melayu Setinggi 1,5 Meter, Warga: Sekarang Makin Parah

Halaman
123
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved