Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Dinas Kesehatan Kota Bekasi Segera Distribusikan Rapid Tes Antigen di Setiap Puskesmas

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi melakukan distribusi alat diagnosa Covid-19 berupa rapid test antigen ke tiap-tiap puskesmas.

Humas Pemkot Bekasi
Wali Kota Bekasi saat disuntik vaksin Sinovac di Posko Satgas Covid-19 Stadion Patriot Candrabhaga, Jumat (29/1/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi melakukan distribusi alat diagnosa Covid-19 berupa rapid test antigen ke tiap-tiap puskesmas.

"Kami distribusikan 50 dulu untuk tiap puskesmas, nanti pada saat habis baru akan didistribusikan lagi," kata Kepala Dinkes Kota Bekasi Tanti Rohilawati, Rabu (17/2/2021).

Dia menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memiliki stok rapid tes antigen sebanyak 9.000 kit. Jumlah itu didapat dari pengadaan dan bantuan BNPB.

Baca juga: Saat Satpol PP & Camat Cisarua Bubarkan Pesta Ultah Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Vila Pribadi

"Ada sekitar 9.000 kit, kita pengadaan 5.000 dan bantuan BNPB 5.000 lalu sekitar 1.000-an sudah terpakai," jelasnya.

Jumlah puskesmas di Kota Bekasi sebanyak 43 unit, petugas di tingkat layanan kesehatan paling dasar ini bekerja melakukan tracing terhadap warga.

"Jadi prosedurnya kami gunakan antigen untuk tracing, ketika hasilnya positif baru akan dilanjut menggunakan PCR swab tes," tegasnya.

Baca juga: Sederet Fakta Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Gelar Pesta Ultah di Puncak, Dibubarkan Camat Cisarua

Berdasarkan data di situs corona.bekasikota.go.id, jumlah kumulatif Covid-19 hingga Rabu (17/2/2021) di Kota Bekasi sebanyak 31.373 kasus.

Dari total kasus kumulatif, sebanyak 28.277 kasus sudah dinyatakan sembuh, 2.688 kasus masih dalam perawatan dan 408 kasus meninggal dunia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved