Breaking News:

Jenderal Gondrong BNN Bongkar Kasus Napi Lapas Slawi Selundupkan 436 Kg Sabu ke Pulau Seribu

Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari mengatakan penyelundupan didalangi satu napi Lapas Kelas II B Slawi, Tegal.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari di Gedung BNN, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Kasus penyelundupan narkoba yang didalangi narapidana lembaga pemasyatakatan (Lapas) akibat lemahnya pengawasan terus bertambah.

Teranyar pada 6 Februari 2021 lalu Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap kasus penyelundupan 436,30 kilogram di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu.

Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari mengatakan penyelundupan didalangi satu napi Lapas Kelas II B Slawi, Tegal, Jawa Tengah berinisial DA alias Alex.

"Atas nama Alex, narapidana di Lapas dan Slawi. Sudah kita lakukan pemeriksaan, tersangka (jadi napi karena) kasus yang sama (narkoba)," kata Arman di Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (17/2/2021).

Peran Alex terungkap dari hasil pemeriksaan terhadap laki-laki berinisial MUL alias Degonk dan dua perempuan SH dan MG yang jadi tersangka.

Ketiganya lebih dulu ditangkap jajaran BNN saat menyelundupkan 436,30 kilogram sabu menggunakan sejumlah kapal ukuran besar dan kecil.

"Ini yang pasti jaringan internasional. Kami menduga ini berasal dari timur tengah dan asia selatan kelihatannya ini berbeda dengan jaringan-jaringan selama ini kita lakukan penangkapan," ujarnya.

Meski sudah melakukan pemeriksaan awal, Arman menuturkan untuk sekarang Alex belum digelandang ke kantor BNN untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hanya saja BNN sudah berkoordinasi dengan jajaran Ditjen PAS terkait penanganan kasus penyelundupan narkoba yang didalangi Alex.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved