Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kabar Baik, Tingkat Keterisian Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta Alami Tren Penurunan

Tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta terus mengalami tren penurunan dibandingkan Januari kemarin.

(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat memberikan berkas pasien Covid-19 saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). Tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta terus mengalami tren penurunan dibandingkan Januari kemarin. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta terus mengalami tren penurunan.

Dibandingkan Januari kemarin, terjadi penurunan cukup signifikan pada pertengahan Februari ini.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, hingga 14 Februari ini tingkat keterisian tempat tidur isolasi berada di angka 68 persen.

"Untuk tempat tidur isolasi kami siapkan 8.303 bed, persentase keterisiannya sebesae 68 persen dengan total pasien isolasi sebanyak 5.670 orang," ucapnya, Rabu (17/2/2021).

Kemudian, persentase keterisian tempat tidur di ruang Intensive Care Unit (ICU) saat ini berada di kisaran 71 persen.

"Tempat tidur ICU jumlahnya ada 1.148 bed, persentase keterisiannya 71 persen dengan total pasien ICU sebanyak 817 orang," ujarnya.

Baca juga: Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang Masuk Zona Kuning Penyebaran Covid-19

Baca juga: VIRAL Video Panen Lele di Jalan Raya Serpong, Polisi Ungkap Penyebabnya: Memang Betul Ada

Baca juga: Polisi Tangkap 1 Jambret Ponsel Bocah Perempuan di Kebayoran Baru Jaksel

Tingkat keterisian rumah sakit rujukan ini tentu semakin membaik dari hari ke hari dibandingkan Januari lalu.

Padalnya, pada 10 Januari lalu tingkat keterisian rumah sakit rujukan di ibu kota hampir mencapai 90 persen.

Rinciannya, keterisian tempat tidur isolasi sebesar 86 persen dan ICU berada di angka 85 persen.

Meski demikian, Dwi tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Baca juga: Begini Suasana Vaksinasi Covid-19 di Blok A Pasar Tanah Abang, Pedagang Antusias Ikut Divaksin

Baca juga: Viral Warga Berebutan Lele di Jalan Raya Serpong, Dibilang Panen Ternyata Kronologinya Bikin Geram

"Tetap tinggal di rumah dan tidak keluar bila tidak ada keperluan mendesak," kata Dwi.

Kemudian, selalu jalankan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin.

"Seluruh kegiatan yang diizinkan beroperasi harus dalam kapasitas maksimal 50 persen dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved