Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Klaim Vaksinasi Covid-19 Berjalan Lancar, Wagub DKI: Masalah Cuma Kasus Helena Lim 

Ariza mengklaim program vaksinasi Covid-19 di Jakarta berlangsung lancar. Satu-satunya masalah yang terjadi kasus Crazy Rich Helena Lim

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
Tribunjakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Senin (25/1/2021). Ariza mengklaim program vaksinasi Covid-19 di Jakarta berlangsung lancar. Satu-satunya masalah yang terjadi kasus Crazy Rich Helena Lim 

"Di tempat ini kan kami harapkan ada lima sampai enam hari. Ya sampai selesai pokoknya," kata Dirjen Kementerian Kesehatan, Maxi Randonowu, saat diwawancarai awak media, di Pasar Tanah Abang, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Vaksin Nusantara Masuki Uji Klinis Fase Dua, Bisa Diproduksi 10 Juta Dosis Per Bulan

Namun, kata dia, bagi para pedagang yang belum terdata dapat mendaftarkan diri secara langsung di tempat.

"Itupun kami punya mekanisme untuk daftar di lokasi," tutur dia.

"Jadi kalau ada pedagang pasar yang belum terdaftar, mereka akan ditentukan oleh pengelola pasar. Itu akan dilayani," tutupnya.

Diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut penyuntikan vaksinasi tahap kedua bakal dimulai Rabu (17/2/2021) besok.

Rencananya, program vaksinasi tahap kedua ini pertama kali bakal diberikan kepada para pedagang.

Ariza menyebut, setidaknya ada 10 ribu pedagang yang bakal menerima vaksin buatan Sinovac ini.

Baca juga: Berbagai Kamar Ala Prostitusi Kosan di Depok, Gedoran Pintu Pertanda Ganti Pemain

"Tahap kedua vaksin akan dimulai Rabu. Di antaranya adalah untuk pedagang pasar, dari 153 pasar, DKI sudah menyiapkan data kurang lebih 10 ribu," ucapnya, Selasa (17/2/2021).

Politisi Gerindra ini memastikan, pihaknya melalui Dinas Kesehatan telah melakukan persiapan jelang vaksinasi tahap kedua ini, mulai dari fasilitas kesehatan, vaksinator, hingga dosis vaksin yang dibutuhkan.

"Kami menunggu saja sesuai dengan aturan dan ketentuannya, tahapan demi tahapan, kemudian juga pendataannya," ujarnya di Balai Kota.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved