Lompat dari Jembatan Kalibata, Warga Cililitan Hanyut Terseret Arus Kali Ciliwung

Muhammad Jodi Alamsyah (27), warga RT 02/RW 13 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati hanyut di aliran Kali Ciliwung pada Selasa (16/2).

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
Lompat dari Jembatan Kalibata, Warga Cililitan Hanyut Terseret Arus Kali Ciliwung
Damkar Jakarta Timur
Personel Damkar Jakarta Timur saat proses pencarian Muhammad Jodi Alamsyah (27) yang hanyut di Kali Ciliwung, Selasa (16/2/2021)

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Muhammad Jodi Alamsyah (27), warga RT 02/RW 13 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati hanyut di aliran Kali Ciliwung pada Selasa (16/2).

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan Jodi hanyut setelah melompat ke Kali Ciliwung.

"Keterangan dari warga yang melihat kejadian sekira pukul 19.00 WIB korban berada di jembatan Kalibata dekat Jalan Cililitan III lalu tiba-tiba melompat ke Kali Ciliwung," kata Gatot di Jakarta Timur, Rabu (17/2/2021).

Belum diketahui pasti motif Jodi melompat, pasalnya saat kejadian korban berada seorang diri di jembatan Kalibata lalu tiba-tiba terlihat melompat.

Warga di sekitar lokasi kejadian sempat berupaya menyelamatkan Jodi dengan menyisir Kali Ciliwung.

Personel Damkar Jakarta Timur saat proses pencarian Muhammad Jodi Alamsyah (27) yang hanyut di Kali Ciliwung, Selasa (16/2/2021)
Personel Damkar Jakarta Timur saat proses pencarian Muhammad Jodi Alamsyah (27) yang hanyut di Kali Ciliwung, Selasa (16/2/2021) (Dokumentasi Damkar Jakarta Timur)

Nahas upaya gagal lalu melapor ke Damkar Jakarta Timur.

"Saat mau ditolong warga korban menghilang di cekungan Kali Ciliwung. Kita terima laporan warga pukul 20.16 WIB lalu langsung mengerahkan anggota ke lokasi melakukan pencarian," ujarnya.

Gatot menuturkan pencarian dilakukan mengerahkan unit perahu karet menyusuri aliran Kali Ciliwung dari lokasi jatuhnya Jodi ke arah Pintu Air Manggarai.

Namun minimnya penerangan karena dilakukan malam hari membuat pencarian tidak maksimal sehingga dihentikan sementara pukul 23.10 WIB.

Baca juga: Potret Amanda Manopo di Bak Mandi, Arya Saloka Tuai Perhatian: Begini Mas Al Gak Khilaf

"Pencarian kita lanjutkan pada Rabu (17/2) pagi. Korban memiliki ciri khusus jenggot, kumis, dan rambut keriting panjang. Saat kejadian korban mengenakan kaos warna hitam dan celana jeans biru tua," tuturnya.

Warga yang menemukan pria tak dikenal dengan ciri khusus sebagaimana Jodi diharapkan melapor ke petugas terdekat guna penanganan lebih lanjut.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved