Angkasa Pura II Prediksi Jumlah Penumpang Pesawat di Tahun 2021 Akan Semakin Bertambah

Angkasa Pura II menargetkan akan adanya kelonjakan total jumlah penumpang pesawat terbang pada tahun 2021

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Ega Alfreda
Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin saat ditemui di Termimal 1B Bandara Soekarno-Hatta selepas peresmian Saphire Precious, Rabu (17/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - PT Angkasa Pura II menargetkan akan adanya lonjakan total jumlah penumpang pesawat terbang pada tahun 2021.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan pihaknya memproyeksikan ada sekira 40 juta penumpang yang akan terbang di 19 bandara yang dikelolanya tahun ini.

"Traffic passager tahun ini kita prediksi bisa mencapai 40 juta. Artinya, komitmen dari peningkatan sekarang itu terjadi," jelas Awaluddin di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (17/2/2021)

Sebab, di tahun 2020, jumlah penumpang bisa mencapai 35 juta orang untuk kedatangan dan keberangkatan.

"Tergantung juga dari seluruh pihak berkepentingan di bangsa ini berkolaborasi. Seperti pemerintah dengan recovery ekonominya, seluruh stake holder di dunia industri juga saling berkolaborasi," tutur Awaluddin.

Lalu, optimisme ini juga melihat adanya keunggulan Indonesia yang tak banyak dimiliki negara lain.

Yakni, Indonesia memiliki penerbangan domestik yang tinggi. 

Lanjut Awaluddin, sudah terbukti di quartal empat tahun 2020.

Contoh saja, di quartal empat kemarin, Bandara Soekarno-Hatta pernah dalam sehari di hari tertentu, pergerakan pesawatnya mencapai 930 hampir 950. 

"Angka itu sudah bisa menggambarkan pergerakan pesawat untuk trafik domestik. Jadi kalau kemudian, ada defiasi dengan kondisi sebelum pandemi itu sekitar 1.200 pergerakan, berarti ada sekitar 250 sampai 300 ada gep, dan itu adalah trafik internasional," ungkap Awaluddin.

Awaluddin juga menjelaskan kalau pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta masih di atas Bandara Changi di Singapura.

Ia mengklaim kalau si Bandara Soekarno-Hatta terdata sekira 25 juta penumpang melintas selama tahun 2020.

"Selama 2020 bandara milik Angkasa Pura II melayani 35 juta penumpang dan 25 juta penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Masih jauh lebih unggul dibandingkan (bandara) Changi," jelas Awaluddin.

Baca juga: Bedeng di Kampung Akuarium Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 20 Juta

Baca juga: Apakah Kozuki Toki atau Ushimaru Sosok yang Bersama Akazaya di Manga One Piece Chapter 1005?

Baca juga: Simak Doa Menyambut Bulan Puasa Ramadan 1442 H, Lengkap dalam Bahasa Arab dan Latin

Alasannya, lanjut dia, penerbangan domestik di Bandara Soekarno-Hatta jadi jantung roda ekonomi bandar udara terbesar di Indonesia tersebut.

Berbeda dengan bandara lain seperti Changi Airport yang mengandalkan penerbangan internasional, dan tidak memiliki rute domestik.

"Kita ada banyak rute domestik jadi traffic penumpang masih tinggi. Beda dengan bandara lain yang hanya unggul di rute internasional yang ditutup selama pandemi ini," tutup Awaluddin.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved