Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Antisipasi PPKM di Jakarta Gagal, Polres Metro Jakarta Pusat Ajak 12.000 Warga Jadi Polisi RW

Polres Metro Jakarta Pusat telah mengajak 2.000 relawan guna membentuk polisi RW demi kesuksesan PPKM

Istimewa/Polres Jakarta Pusat
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi, bersama relawan polisi RW, di PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (18/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat 

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Polres Metro Jakarta Pusat telah mengajak 2.000 relawan guna membentuk polisi Rukun Warga (RW).

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi, mengatakan tujuan pembentukan polisi RW ini guna memberikan sanksi teguran kepada orang yang melanggar protokol kesehatan perihal Covid-19. 

Seperti tidak memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M).

"Ini juga sebagai penyesuaian PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Jakarta," kata Hengki, saat diwawancarai awak media, di kawasn PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (18/2/2021).

"Total ada lebih dari dua belas ribu relawan yang terdiri dari warga sekitar Jakarta Pusat," lanjutnya.

Hengki menjelaskan, mereka bertugas guna meningkatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19. 

"Kami minta relawan protokol kesehatan di tingkat RT juga lebih diperkuat," tambah Hengki.

"Kami juga bekerja sama dengan TNI dan Pemerintah Kota Jakarta Pusat," lanjut Hengki.

Plh Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, mengatakan adanya polisi RW ini dapat menjadikan wilayahnya kembali kepada zona hijau.

Baca juga: Dikabari Aurel Sehari Usai Tanggal Pernikahan Disebar, Krisdayanti Santai: Niat Baik yang Penting

Baca juga: Ada Kemungkinan Warga Menolak Suntik Vaksin Covid-19, Gubernur Anies: Sekarang yang Mau Saja

Baca juga: Pedagang Tanaman Hias di Jakut Kena Dampak dari Pembangunan JIS, Ketakutan Ditinggal Pembeli

"Semoga Jakarta Pusat tidak ada lagi zona merah dan kuning. Harus dipertahankan zona hijaunya," kata Irwandi, pada kesempatan yang sama. 

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari, menyebut wilayah Jakarta Pusat kini tak ada zona merah.

"Jakarta Pusat nihil zona merah," kata Erizon, saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, hari ini. 

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved